Terhambat Data Desil, Siti Sumanah Belum Dapat PKH Meski Hidup Serba Kekurangan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Janda di Kudus tinggal di gubuk dekat sungai dan terhimpit ekonomi. (Foto: J05)

Janda di Kudus tinggal di gubuk dekat sungai dan terhimpit ekonomi. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Keberadaan seorang janda yang tinggal bersama anaknya di tepi sungai wilayah Desa Gondangmanis, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menyita perhatian masyarakat luas.

Kondisi memprihatinkan tersebut bahkan menarik perhatian langsung Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang mendorong adanya penanganan segera dari pemerintah daerah.

Janda tersebut diketahui bernama Siti Sumanah (58). Ia saat ini tinggal di sebuah gubuk sederhana berdinding terpal dan beratap esbes. Kondisi tempat tinggalnya jauh dari kata layak, terutama untuk ditinggali dalam jangka panjang.

Siti menempati gubuk tersebut sejak lima bulan lalu setelah menjual rumahnya yang berada di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog. Keputusan itu diambil karena alasan ekonomi, sehingga ia harus mencari tempat tinggal seadanya di bantaran sungai.

Camat Bae, Syafi’i, mengungkapkan bahwa Siti hingga kini belum terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Hal tersebut dikarenakan Siti masih tercatat dalam desil 6 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa secara data, keluarga Siti masih masuk kategori menuju menengah. Sementara itu, bantuan PKH hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di desil 1 hingga 4 atau tergolong miskin.

“Kemarin karena desilnya masih enam belum bisa dapat bantuan, tapi ini proses merubah desilnya, sehingga demikian bisa dapat bantuan,” ujar Syafi’i saat ditemui di kediaman Siti, Sabtu, 2/5/2026.

Baca Juga :  Sudah Ada 658 Pedagang yang Mendaftar di Pasar Saerah, Separuh dari Pedagang Pasar Bitingan

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menambahkan bahwa pihaknya tengah mengupayakan perubahan data desil tersebut.

Namun, kewenangan perubahan tetap berada di pemerintah pusat melalui proses verifikasi yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kami tidak punya kewenangan merubah, tapi bisa mengusulkan data. Nanti data itu akan masuk di BPS dan bisa menjadi acuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Apabila nantinya Siti masuk dalam desil 1 hingga 4, ia berpeluang mendapatkan berbagai bantuan sosial. Bantuan tersebut antara lain PKH, bantuan sembako, hingga Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Selain itu, pihak dinas juga akan memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan miliknya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kudus telah memberikan bantuan awal berupa sembako dan material bangunan untuk memperbaiki tempat tinggal Siti. Bantuan tambahan juga direncanakan akan datang dari Baznas Kudus.

Ke depan, Pemkab Kudus memastikan bahwa Siti akan menjadi prioritas dalam program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH).

Namun, realisasi bantuan tersebut masih menunggu proses penyelesaian sertifikat tanah yang saat ini tengah diurus melalui notaris. (J05/A01)

Berita Terkait

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700
RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis
PERSADAKU Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa Terdampak Kekeringan di Kudus
Kado HUT ke-477 Kudus, 164 Warga Terima Rumah Layak Huni dari Djarum dan Polytron 
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Minggu, 27 September 2026 - 11:11 WIB

Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis

Berita Terbaru