Terdampak Banjir, 42 Sekolah di Kabupaten Kudus Terapkan Pembelajaran Daring

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di SMPN 2 Undaan. (Foto: JP)

Kondisi banjir di SMPN 2 Undaan. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 42 sekolah di Kabupaten Kudus terdampak banjir setelah hujan deras yang melanda pada Kamis, 6/2/2025. Banjir ini menyebabkan ruang kelas tergenang, sehingga puluhan sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran daring.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho merinci, dari 40 sekolah yang terdampak, satu di antaranya adalah TK Pertiwi Ngembalrejo.

Selain itu, ada dua SMP yang juga mengalami hal serupa, yakni SMPN 2 Mejobo dan SMPN 2 Undaan. Lebih lanjut, ada 39 SD yang terdampak, yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kudus.

“Adapun 39 SD yang terdampak banjir, tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Kudus, yakni Kecamatan Kota, Kecamatan Jati, Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Bae, dan Kecamatan Jekulo,” ujar Anggun.

Di Kecamatan Kota, terdapat dua SD yang terdampak banjir, yaitu SD 2 Mlati Lor dan SD 3 Mlati Lor.

Sementara di Kecamatan Jati, terdapat enam SD yang terendam, yakni SD 1 Jati Wetan, SD 4 Jati Wetan, SD 4 Loram Kulon, SD 4 Ngembal Kulon, SD 2 Tanjungkarang, dan SD 2 Ngembal Kulon.

Di Kecamatan Kaliwungu, lima SD yang terdampak antara lain SD 1 Gamong, SD 2 Gamong, SD 2 Sidorekso, SD 2 Garung Kidul, dan SD 3 Mijen.

Baca Juga :  Tempat Pengungsian di Temulus Kudus Ikut Kebanjiran

Kemudian di Kecamatan Jekulo, ada enam SD yang terdampak, yakni SD 2 Hadipolo, SD 3 Hadipolo, SD 2 Sidomulyo, serta SD 1, 3, dan 4 Sadang.

Di Kecamatan Mejobo dan Bae, terdapat sejumlah SD yang terendam, di antaranya SD 5 Jepang, SD 4 Payaman, SD 4 Golantepus, dan SD 4 Mejobo.

SD 2 Tenggeles, SD 2 Mejobo, SD 5 Mejobo, SD 2 Jojo, SD 2 Kesambi, SD 1 Mejobo, SD 4 Temulus, SD 1 Golantepus, SD 3 Mejobo, SD Islam Nurul Yasin, SD 1 Jojo, SD 2 Kirig, SD 1 Ngembalrejo, SD 3 Ngembalrejo, SD 2 Panjang, SD 5 Ngembalrejo.

Anggun menjelaskan bahwa sistem pembelajaran daring diterapkan karena kondisi ruang kelas yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran secara langsung.

“Pembelajaran daring dilakukan sementara, dengan sistem pemberian tugas oleh wali kelas,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap agar kondisi banjir segera surut sehingga sekolah dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Anggun juga mengimbau agar seluruh sekolah yang terdampak untuk terus memantau perkembangan kondisi banjir dan menyesuaikan kebijakan pembelajaran sesuai dengan situasi yang ada. (J05/A01)

Berita Terkait

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah
Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang
Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh
Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi
Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan
Bupati Kudus Tinjau Banjir di Dukuh Goleng, Puluhan Warga Mulai Mengungsi
Detik-detik Mencekam! Mobil Putih Hanyut Terseret Arus Luapan Sungai di Gebog Kudus
Jalan Alternatif Kudus Pati di Desa Jojo Terendam Banjir, Belasan Motor Mogok
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:02 WIB

Tiga Posko Pengungsian Banjir di Kudus Kosong, Warga Berangsur Kembali ke Rumah

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:52 WIB

Jerit Warga Jetiskapuan Kudus: Banjir Tak Kunjung Surut, Bantuan Tak Ada yang Datang

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:10 WIB

Warga Desa Gulang Baru Mengungsi Sehari Usai Banjir karena Percaya Mitos Sesepuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:18 WIB

Langganan Banjir, Desa Jati Wetan Kudus Terendam Meski Sudah Punya Kolam Retensi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:07 WIB

Aksi Heroik Bupati Sam’ani Terjun Langsung Evakuasi Warga Sakit di Tengah Banjir Jetiskapuan

Berita Terbaru