Susah Cari Tenaga Wanita, PT Djarum Mulai Libatkan Pekerja Laki-laki di Bagian Produksi Rokok

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Djarum mulai pekerjakan laki-laki di bagian produksi rokok kretek. (Foto: J05)

PT Djarum mulai pekerjakan laki-laki di bagian produksi rokok kretek. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – PT Djarum mulai mempekerjakan tenaga kerja laki-laki di bagian produksi rokok kretek. Di wilayah Kabupaten Kudus, para pekerja laki-laki tersebut ditempatkan di bagian tangkis atau proses pengemasan rokok.

Manager Produksi PT Djarum, Chanif, mengatakan perekrutan pekerja laki-laki untuk tenaga borong telah dilakukan sejak sekitar setahun lalu. Perekrutan tersebut tidak hanya dilakukan di Kudus, tetapi juga di beberapa wilayah lainnya sesuai kebutuhan produksi.

Ia menjelaskan, di Kudus para pekerja laki-laki bertugas di bagian tangkis, sedangkan untuk bagian giling ditempatkan di luar kota, khususnya di wilayah Solo Raya. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian kebutuhan tenaga kerja di lini produksi perusahaan.

Menurut Chanif, perekrutan tenaga kerja laki-laki dilakukan setelah perusahaan mulai mengalami kesulitan mendapatkan pekerja perempuan. Selain itu, beberapa bagian produksi juga dinilai membutuhkan tenaga laki-laki untuk mendukung proses kerja.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Uji Coba Program Pertukaran Pelajar SMP Negeri-Swasta Mulai Januari 2026

“Saat ini tercatat lebih dari 500 pekerja laki-laki telah terlibat dalam pekerjaan produksi borong. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena perusahaan masih membutuhkan tambahan tenaga kerja untuk mendukung proses produksi,” terangnya.

Chanif menambahkan, tidak menutup kemungkinan pekerja laki-laki nantinya akan ditempatkan di bagian lain selain tangkis di Kudus maupun bagian giling di Solo Raya. Penempatan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan perkembangan jenis produk perusahaan.

Saat ini proses produksi rokok kretek di perusahaan meliputi beberapa tahapan, di antaranya giling, lintang, dan tangkis atau pengemasan. Untuk wilayah Solo Raya sendiri, sekitar 100 pekerja laki-laki telah ditempatkan di bagian giling dan masih dalam tahap evaluasi.

“PT Djarum juga masih membuka kesempatan kerja bagi tenaga borong atau harian dengan kebutuhan sekitar 1.000 hingga 2.000 pekerja tambahan di wilayah Kudus,” tukasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Aspirasi Buruh Menggema di May Day Kudus, KSPSI Sampaikan Tiga Tuntutan Utama
Peringatan Hari Buruh di Kudus, Bupati Ajak Perkuat Sinergi dan Kondusivitas
Buruh Rokok Terima BLT Cukai, Bupati Kudus: Semoga Bisa Bantu Biaya Sekolah Anak
HUT Buruh Rokok Kudus: Teriakkan Penolakan Kenaikan Cukai dan Regulasi Mencekik
Bupati Demak Apresasi Aksi May Day di Demak Tertib
Halal Bihalal dan Sarasehan Ketenagakerjaan, Cara Buruh di Kudus Peringati May Day
Pemkab Kudus Fasilitasi Pelatihan dan BPJS Bagi Pekerja Lepas dan Rentan
Hampir Semua Perusahaan di Jepara Bayarkan Gaji Sesuai UMSK 2025
Berita ini 1,063 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:44 WIB

Aspirasi Buruh Menggema di May Day Kudus, KSPSI Sampaikan Tiga Tuntutan Utama

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:36 WIB

Peringatan Hari Buruh di Kudus, Bupati Ajak Perkuat Sinergi dan Kondusivitas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:22 WIB

Susah Cari Tenaga Wanita, PT Djarum Mulai Libatkan Pekerja Laki-laki di Bagian Produksi Rokok

Kamis, 3 Juli 2025 - 15:14 WIB

Buruh Rokok Terima BLT Cukai, Bupati Kudus: Semoga Bisa Bantu Biaya Sekolah Anak

Kamis, 29 Mei 2025 - 17:38 WIB

HUT Buruh Rokok Kudus: Teriakkan Penolakan Kenaikan Cukai dan Regulasi Mencekik

Berita Terbaru