Jurnalpantura.id, Kudus – Kodim 0722/Kudus resmi menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung IV Tahun Anggaran 2024, yang dimulai pada 2 Oktober (pembukaan) dan berakhir pada 31/09/2024 di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi, menyatakan bahwa TMMD ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat baik melalui program pembangunan fisik maupun nonfisik.
“Sebagaimana diinstruksikan oleh Danrem 073/Makutarama lewat surat telegram nomor STI 527/2024, TMMD ini memiliki misi untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan melalui pembangunan yang menyeluruh,” ungkapnya.
Pada program TMMD kali ini, sasaran fisik mencakup pembangunan jembatan sepanjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter, serta betonisasi jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter. Selain itu, ada juga kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan seperti bela negara, radikalisasi dan terorisme, narkoba, stunting, kesehatan, kamtibmas, hingga pemberdayaan UMKM.
Penjabat Bupati Kudus, Hasan Habibie, mengapresiasi kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menyukseskan TMMD ini. Ia menegaskan bahwa program tersebut berdampak besar bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kerjasama antara TNI dan berbagai pihak dalam TMMD ini sangat berarti. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sementara program penyuluhan juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu penting,” jelasnya.
Program TMMD Sengkuyung IV Tahun Anggaran 2024 ini didanai oleh APBD Provinsi sebesar Rp217.000.000 dan APBD Kabupaten senilai Rp600.000.000, dengan total anggaran mencapai Rp817.000.000. Hasan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk mendukung pembangunan di Kudus. (J06/A01)










