Home / TNI

TMMD Sengkuyung Tahap IV di Temulus Kudus Sasar Betonisasi Jalan Usaha Tani

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, menyasar betonisasi jalan usaha tani sepanjang 450 meter untuk memperlancar akses petani menuju lahan pertanian. Foto: JP

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, menyasar betonisasi jalan usaha tani sepanjang 450 meter untuk memperlancar akses petani menuju lahan pertanian. Foto: JP

Jurnalpantura.id, Kudus – Betonisasi jalan usaha tani sepanjang 450 meter menjadi sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Program yang dimulai pada Selasa (13/10/2026) tersebut diharapkan dapat memudahkan mobilitas petani sekaligus menunjang ketahanan pangan di tingkat desa.

Pelaksanaan TMMD di Desa Temulus dijadwalkan berlangsung hingga 11 November 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian TMMD di Kabupaten Kudus sepanjang 2026, setelah sebelumnya digelar di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, serta Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog.

Pembangunan infrastruktur tersebut didukung anggaran sebesar Rp554.867.000 yang berasal dari APBD Kabupaten Kudus dan APBD Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan jalan yang lebih memadai diharapkan dapat membantu petani mengakses lahan pertanian tanpa terkendala kondisi jalan tanah.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan taraf hidup warga.

Menurutnya, pembangunan jalan menjadi salah satu kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat. Melalui akses yang lebih baik, warga diharapkan dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih mudah.

Sam’ani menambahkan, kegiatan TMMD tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur. Program tersebut juga mencakup kegiatan nonfisik, seperti penguatan wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan pemahaman mengenai mitigasi bencana.

Edukasi kebencanaan menjadi perhatian tersendiri karena Desa Temulus termasuk kawasan yang berpotensi mengalami banjir. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memiliki pemahaman mengenai langkah-langkah antisipasi agar dapat merespons situasi darurat dengan tepat.

Ia menegaskan, kesiapan menghadapi bencana membutuhkan koordinasi dan pemahaman tugas dari seluruh pihak yang terlibat. Dengan demikian, setiap unsur diharapkan mampu bertindak sesuai prosedur apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Kodim Demak Bagikan Nasi Kepada Warga Terdampak Covid-19

“Kita harus mengonsolidasikan sumber daya manusia dan kemampuan yang dimiliki agar ketika terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan, semuanya sudah siap dan mengetahui SOP masing-masing,” kata Sam’ani.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menerangkan bahwa sasaran fisik TMMD kali ini berupa betonisasi jalan usaha tani sepanjang 450 meter, dengan lebar tiga meter dan ketebalan beton 15 sentimeter.

Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar kegiatan pertanian sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Desa Temulus. Dalam pengembangannya, akses tersebut juga berpotensi menjadi jalur penghubung menuju kawasan perbatasan Kabupaten Pati.

“Jalan usaha tani ini untuk meningkatkan ketahanan pangan yang ada di desa. Harapannya, setelah dibetonisasi, akses menuju lahan pertanian semakin lancar sehingga waktu tempuh yang sebelumnya terkendala jalan tanah bisa lebih cepat,” jelasnya.

Selain mengerjakan sasaran fisik, personel TNI bersama pemerintah daerah akan mengadakan sejumlah penyuluhan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi wawasan kebangsaan, pemberdayaan warga, serta pembekalan mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kepala Desa Temulus, Suharto, mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Ia menilai perbaikan jalan usaha tani sangat diperlukan, terutama bagi petani yang selama ini harus melewati akses berupa jalan tanah untuk mencapai lahan pertanian.

Suharto berharap pembangunan melalui program TMMD dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, aktivitas pertanian diharapkan berjalan lebih lancar dan mendukung produktivitas masyarakat Desa Temulus.

“Bantuan melalui program TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Dampaknya positif, khususnya untuk warga Desa Temulus yang membutuhkan akses jalan lebih baik,” ungkapnya. (J02/A01)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya
TMMD Sengkuyung Tahap II Tingkatkan Akses dan Pemberdayaan Warga Gondoharum
TMMD Tahap II 2026 Gondoharum Kudus Dibuka, Dorong Pemerataan Pembangunan
Danrem 073/Makutarama Tinjau Prajurit Brigif TP 43 Muria di Kudus, Tekankan Disiplin dan Pengabdian
Pesan Dandim 0722 Kudus ke Prajurit Brigif Yon TP 43/Muria: Berikan Manfaat ke Masyarakat Sekitar
Dandim Kudus: TMMD Jadi Sarana Kuatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:50 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap IV di Temulus Kudus Sasar Betonisasi Jalan Usaha Tani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:52 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:38 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap II Tingkatkan Akses dan Pemberdayaan Warga Gondoharum

Berita Terbaru

Petugas kepolisian menggandeng terduga para pelaku kasus bentrokan antara kelompok penagih utang dan warga di Desa Jepang, Kudus. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Foto: JP

Kriminalitas

Utang Rp 52 Juta Berujung Bentrokan, 24 Orang Diamankan di Kudus

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05 WIB