Santri Jawa Tengah Diajak Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Momen Peringatan Hari Santri 2025

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur-Wagub Jateng saat menghadiri apel puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Kudus pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: Istimewa)

Gubernur-Wagub Jateng saat menghadiri apel puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Kudus pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengajak para santri untuk berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Ajakan ini disampaikan dalam apel puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar di Kabupaten Kudus, Rabu (22/10/2025).

Dalam sambutannya, Taj Yasin Maimoen, yang akrab disapa Gus Yasin, menyoroti potensi lahan di lingkungan pondok pesantren yang dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan.

“Banyak pondok pesantren di Jawa Tengah memiliki lahan tegalan maupun sawah. Kami mengajak untuk berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan tersebut agar memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Gus Yasin juga menegaskan bahwa tradisi bertani bukanlah hal baru di kalangan santri.

“Sejak dulu, santri sudah akrab dengan dunia pertanian. Kami ingin menghidupkan kembali semangat ini sebagai bentuk kemandirian dan sumbangsih pesantren untuk bangsa,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkokoh Jaringan Internasional, IAIN Kudus Teken MoU dengan Zarqa University Yordania

Adapun apel puncak HSN 2025 di Kudus dihadiri ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kudus dan sekitarnya.

Gubernur Ahmad Luthfi memimpin apel sekaligus menyampaikan amanat Menteri Agama RI, yang menekankan peran pesantren sebagai pusat peradaban Islam Nusantara dan penggerak kemajuan bangsa.

Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”.

Selain apel, rangkaian kegiatan meliputi Ngaji Bandongan ASN Pemprov Jateng, pameran produk usaha santri dan pelaku UMKM binaan, serta acara “Jateng Bersholawat” yang digelar pada Selasa malam (21/10/2025) di Simpang Tujuh, Kudus.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pesantren dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperkuat peran santri sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang lebih maju dan beradab. (J03/A01)

Berita Terkait

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat
Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati
Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik
Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban
Carut Marut Kasus Ponpes Al Chalimi, Kemenag Kudus Pastikan Santri Masih Aktif Peroleh Hak Pendidikan
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal
Pantauan di MAN 2 Kudus: Hilal Tak Terlihat, Penetapan Ramadan Tunggu Pemerintah
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:50 WIB

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47 WIB

Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:11 WIB

Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru