Raker Komisi D dengan KONI Kudus Ditunda, Ini Sebabnya

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Raker Komisi D DPRD Kabupaten Kudus dengan KONI Kudus (Foto:JP)

Suasana Raker Komisi D DPRD Kabupaten Kudus dengan KONI Kudus (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Rapat kerja (Raker) antara Komisi D DPRD Kudus dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu 30/04/2025 di Gedung DPRD Kudus, terpaksa ditunda hingga hari Jum’at mendatang.

Penyebabnya, pihak KONI tidak membawa data pendukung secara lengkap, sementara Bendahara 1 KONI Kudus juga tidak hadir.

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto, menyayangkan ketidaksiapan KONI dalam agenda yang seharusnya membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 tersebut.

“Kami belum dapat memberikan tanggapan karena rapat kali ini KONI tidak membawa data secara lengkap dan Bendahara 1 tidak hadir. Kita tunggu sampai hari Jum’at, nanti kita rapatkan lagi dengan KONI,” ujar Mardijanto usai Raker, Rabu 30/04/2025.

Menurutnya, karena yang digunakan adalah dana hibah dari APBD, maka DPRD berkewajiban melakukan fungsi pengawasan. Namun, tanpa data konkret, DPRD belum bisa menyimpulkan apapun tentang kinerja dan akuntabilitas KONI.

“Saya masih meraba, mas. Soalnya saya belum punya data. Semoga setelah rapat hari Jum’at nanti akan ditemukan titik terangnya,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan bahwa KONI harus lebih terbuka dan serius dalam mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik.

“Tugas kita ini pengawasan. Saat ini KONI harus banyak belajar,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kudus, Ali Ihsan, yang menekankan bahwa pembahasan LKPJ harus berdasarkan data riil dan menyeluruh dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk yang berkaitan dengan KONI.

“Mas Sulis (Ketua KONI) dan kawan-kawan harus menunjukkan kekuatan data. Ini penting karena kita bicara laporan pertanggungjawaban penggunaan uang negara,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D, Noor Hadi, mempertanyakan sejauh mana dana hibah sebesar Rp 4,7 miliar yang digelontorkan kepada KONI Kudus mampu menghasilkan prestasi bagi Kabupaten Kudus.

Baca Juga :  Bupati Batang Bagikan Bantuan Non Tunai ke 21346 Warga

“Saya minta KONI tidak hanya bicara soal keuangan. Yang lebih penting, apa output-nya? Selama ini cabang olahraga apa saja yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kudus? Kalau tidak mampu mengelola, ya hati-hati,” ujarnya.

Ia berharap evaluasi kali ini bisa menjadi momentum untuk perbaikan ke depan.

“Kalau KONI mampu menjanjikan dan memperbaiki, insyaallah tahun depan kita dukung,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kudus Sulistiyanto menjelaskan bahwa dari total anggaran Rp 4,715 miliar, sebagian besar sudah digunakan untuk mendukung kegiatan 49 cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI.

“Dari 49 cabor, hanya 44 yang sudah di-NPHD-kan sejak awal, sementara lima lainnya masih dalam tahap evaluasi karena belum memiliki SK kepengurusan atau dinilai belum memadai,” terang Sulistiyanto.

Ia menegaskan bahwa anggaran KONI disalurkan ke tingkat Pengurus Cabang Olahraga Kabupaten (Pengkab), yang kemudian bertanggung jawab atas pembinaan atlet dan pelatih di bawah naungan masing-masing.

“KONI hanya bisa menyalurkan sampai ke pengkab. Untuk atlet dan pelatih, itu merupakan kewenangan pengurus cabor masing-masing,” jelasnya.

Sulistiyanto juga mengakui bahwa hasil identifikasi internal KONI mencatat ada 922 atlet aktif yang menjadi bagian dari sistem pembinaan saat ini.

Ia menyatakan siap menjelaskan seluruh data dan pertanggungjawaban anggaran secara rinci pada pertemuan lanjutan Jumat mendatang.

“Kami siap menyampaikan semua yang dibutuhkan DPRD. Mudah-mudahan nanti bisa saling mengerti dan menemukan titik terang demi kemajuan olahraga Kudus,” tandasnya. (J02/A01 )

Berita Terkait

KKN 155 UIN Sunan Kudus Edukasi Anti-Bullying, Siswa SDN 1 Jatiurip Diajak Saling Menghargai
Dukung Mahasiswa Berprestasi, Pemkab Kudus Siapkan 15 Kuota Beasiswa
Insinerator Sederhana Karya Mahasiswa KKN UMKU Diresmikan Bupati Kudus, Solusi Pengelolaan Sampah Praktis Ramah Lingkungan
Gas Air Mata Tembus ke Rumah Warga Hingga Tempat Ibadah, Ini Penjelasan Kapolres Kudus
TMMD Sengkuyung III Kodim 0718/Pati Tuntaskan Berbagai Pembangunan Fisik dan Non-Fisik
Bukti Simbol Toleransi, Barongsai dan Tari Kretek Tampil Bersama Dalam Pembukaan TMMD
TMMD ke-125 Diresmikan, Beri Manfaat Langsung Bagi Masyarakat
Belum Dimulai, Car Free Night di Kudus Sudah Dimanfaatkan Oknum Makelar untuk Jual Lapak
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KKN 155 UIN Sunan Kudus Edukasi Anti-Bullying, Siswa SDN 1 Jatiurip Diajak Saling Menghargai

Rabu, 15 April 2026 - 15:01 WIB

Dukung Mahasiswa Berprestasi, Pemkab Kudus Siapkan 15 Kuota Beasiswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 06:05 WIB

Insinerator Sederhana Karya Mahasiswa KKN UMKU Diresmikan Bupati Kudus, Solusi Pengelolaan Sampah Praktis Ramah Lingkungan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:18 WIB

Gas Air Mata Tembus ke Rumah Warga Hingga Tempat Ibadah, Ini Penjelasan Kapolres Kudus

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:51 WIB

TMMD Sengkuyung III Kodim 0718/Pati Tuntaskan Berbagai Pembangunan Fisik dan Non-Fisik

Berita Terbaru