Jurnalpantura.id, Kudus – Seorang pria berusia 60 tahun asal Kabupaten Demak ditemukan meninggal dunia di dalam konter telepon seluler (HP) Salt Cell di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jumat (16/10/2026) pagi. Saat ditemukan, korban bernama Imam Mansur tersebut berada dalam kondisi tergantung.
Penemuan itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika seorang saksi melihat sepeda motor terparkir dalam kondisi tergeletak di depan konter. Saksi juga mendapati pintu konter terbuka sehingga menimbulkan kecurigaan.
Saksi kemudian mengajak orang lain untuk memastikan kondisi di dalam konter milik Ambari tersebut. Mereka sempat memanggil orang yang berada di dalam bangunan, tetapi tidak mendapat jawaban.
Kapolsek Bae IPTU Madiyono menyampaikan, saat dilakukan pengecekan lebih lanjut, saksi mencium bau menyengat dari dalam konter. Mereka kemudian mendapati Imam Mansur sudah meninggal dunia dalam kondisi tergantung.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, kedua saksi segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Bae kemudian melakukan penanganan dan pemeriksaan awal di lokasi.
Korban diketahui berdomisili di Desa Cangkring Rembang RT 4 RW 3, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Sekitar pukul 09.34 WIB, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menggunakan ambulans relawan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus.
Pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan oleh dokter Puskesmas Bae, dr. H. M. Agung Dwi Atmo. Dari hasil pemeriksaan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan pada hampir seluruh bagian.
Berdasarkan kondisi tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan. Dokter juga mencatat sejumlah tanda pembusukan, tetapi tidak mendapati tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh yang diperiksa.
Dalam penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti itu meliputi pakaian korban, sandal jepit hijau, sarung yang digunakan untuk menggantung diri, serta tas hitam berisi dompet dan uang tunai Rp113.000.
Petugas juga mengamankan sepucuk surat yang ditujukan kepada Ambari dan satu unit sepeda motor Honda Grand berwarna hitam milik korban.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai isi surat tersebut maupun latar belakang kejadian. Penyebab pasti kematian dan hal-hal yang melatarbelakangi peristiwa itu masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang. (J02/A01)










