Peziarah di Makam Sunan Kudus Membludak saat Momentum Tahun Baru Islam

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Peziarah yang mengantre untuk masuk ke Makam Sunan Kudus. (Foto:J05)

Para Peziarah yang mengantre untuk masuk ke Makam Sunan Kudus. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Komplek Makam Sunan Kudus yang berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, mengalami peningkatan jumlah peziarah di momentum Tahun Baru Islam 1446 Hijriyah.

Pantauan di lokasi pada Kamis, 11/07/2024, pintu masuk Makam Sunan Kudus nampak penuh dengan peziarah yang mengantre untuk masuk.

Humas Yayasan Masjid, Makam dan Menara Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim menyebut bahwa kepadatan peziarah sudah terjadi sejak 1 Muharam atau pada 7 Juli 2024 kemarin.

Lonjakan jumlah peziarah di momen Buka Luwur Sunan Kudus ini pun bahkan meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat di banding hari-hari biasanya. Pada hari biasa ada sekira 2-3 ribu peziarah.

“Kalau untuk jumlah peningkatan berapa kita belum hitung secara pastinya, tapi ada peningkatan dua sampai tiga kali lipat dibanding hari biasanya yang sekitar 2 ribu sampai 3 ribu peziarah,” ujarnya.

Baca Juga :  Berhijrah Jelang Ramadhan, Ratusan Warga Kudus Hapus Tato

Untuk kenyamanan para peziarah, pohaknya pun memberlakukan pengaturan dan pembatasan peziarah yang masuk. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.

“Biar peziarah nyaman dan tidak mengganggu jalan, karena memang membludak,” tuturnya.

Saat ini, kondisi Makam Sunan Kudus pun telah dibuka tanpa berselimut luwur atau kelambu putih. Luwur tersebut sudah dilepas pada tanggal 1 Muharam atau 7 Juli 2024 kemarin.

Luwur lama yang telah dilepas tersebut nantinya akan diganti dengan yang baru. Pembuatan luwur baru sendiri akan mulai dilakukan pada tanggal 6 Muharam atau 12 Juli 2024.

“Karena luwurnya nanti bagiannya kan sangat banyak, seperti langitan, wiron dan lainnya. Itu kalau sudah selesai (pembuatan) langsung dipasang. Untuk puncaknya nanti 10 Muharam,” tukasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat
Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati
Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik
Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban
Carut Marut Kasus Ponpes Al Chalimi, Kemenag Kudus Pastikan Santri Masih Aktif Peroleh Hak Pendidikan
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal
Pantauan di MAN 2 Kudus: Hilal Tak Terlihat, Penetapan Ramadan Tunggu Pemerintah
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:50 WIB

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47 WIB

Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:11 WIB

Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru