Jurnalpantura.id, Kudus – Perburuan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Dawe, Kudus, kini memasuki babak baru.
Tak main-main, Polres Kudus menerjunkan tim gabungan hingga anjing pelacak (K9) untuk menyisir area pelarian pelaku.
Kapolsek Dawe, AKP Budianto, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan membiarkan pelaku bernapas lega. Berdasarkan penyelidikan mendalam dan keterangan saksi, identitas pelaku kini sudah diketahui oleh petugas.
”Petugas terus melakukan pengejaran. Identitas sudah kami kantongi, dan saat ini kami fokus pada upaya penangkapan,” ujar AKP Budianto, Senin 13/04/2026.
Meski pelaku masih dalam pengejaran, polisi bergerak cepat mengamankan barang bukti. Hingga saat ini, sebanyak lima unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan pelaku telah berhasil disita oleh petugas.
Pengejaran dilakukan secara totalitas. Tim Resmob Satreskrim Polres Kudus yang dibantu Jatanras Polda Jateng kini memperluas area pencarian.
Tim K9 dari Satsamapta diterjunkan untuk menyisir area kebun tebu dan hutan di wilayah Dawe, tempat yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku.
Berdasarkan hasil pendalaman, polisi mengungkap bahwa pelaku sangat cerdik dalam memanfaatkan kelengahan korbannya, yakni menyasar motor yang kuncinya masih terpasang dan kendaraan yang diparkir tanpa kunci pengaman tambahan.
Untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan mencegah aksi serupa, Polres Kudus meningkatkan patroli gabungan pada jam-jam rawan malam hari.
AKP Budianto memberikan imbauan Jangan hanya mengandalkan kunci setang. Pastikan kunci tidak tertinggal di motor.
“Jangan parkir di area yang minim pengawasan. Jika melihat pergerakan mencurigakan, segera hubungi kantor polisi terdekat,” tegasnya.
Hingga berita ini di tayangkan, polisi masih melakukan penyisiran dilokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyian. (J02/A01)










