Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1446 Hijriah pada 1 Maret 2025

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muhammadiyah Kudus saat melaksanakan Salat Idul Fitri 1445 H di Stadion Wergu Wetan (Foto:JP)

Warga Muhammadiyah Kudus saat melaksanakan Salat Idul Fitri 1445 H di Stadion Wergu Wetan (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.

Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengatur tentang penetapan hasil hisab untuk bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriah. Penetapan ini menjadi pedoman bagi umat Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk di Kudus.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus, Noor Muslikhan, mengonfirmasi bahwa warga Muhammadiyah di Kudus juga akan mengikuti keputusan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

“Penetapan 1 Ramadan pada 1 Maret 2025, hari Sabtu Pahing, dihitung menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal untuk menentukan awal Ramadan,” ujar Muslikhan saat dikonfirmasi pada 20/2/2025.

Metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah berfokus pada perhitungan posisi hilal secara astronomis. Dengan perhitungan matematis ini, Muhammadiyah dapat menentukan dengan akurat kapan bulan Ramadan dimulai.
Muslikhan menambahkan bahwa penetapan ini mengikuti keputusan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga mengatur penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah..

Baca Juga :  Kudus Masih Kekurangan 400-an Guru, Formula Pengisian di Masa Jeda Pensiun Belum Ada

Penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri oleh Muhammadiyah akan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Hal ini menandakan bahwa umat Muhammadiyah akan menjalani ibadah puasa selama 30 hari penuh pada tahun tersebut.

Pimpinan Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap keputusan terkait hari-hari besar Islam, seperti Ramadan dan Syawal, akan selalu mengacu pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang telah teruji.

“Kami selalu mengikuti Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam penetapan hari-hari besar ini,” ujar Muslikhan.

Meski demikian, pemerintah Indonesia juga akan melakukan sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan secara resmi. Sidang isbat ini dijadwalkan pada tanggal 28 Februari 2025 atau bertepatan dengan 29 Syaban 1446 Hijriah.

Keputusan sidang isbat pemerintah akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia yang tidak mengikuti penetapan Muhammadiyah. (J05/A01)

Berita Terkait

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat
Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati
Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik
Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban
Carut Marut Kasus Ponpes Al Chalimi, Kemenag Kudus Pastikan Santri Masih Aktif Peroleh Hak Pendidikan
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal
Pantauan di MAN 2 Kudus: Hilal Tak Terlihat, Penetapan Ramadan Tunggu Pemerintah
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:50 WIB

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47 WIB

Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:11 WIB

Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru