Malam Takbiran di Undaan Lor Kudus Meriah dengan Nuansa Islami

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist.

Foto: ist.

Jurnalpantura.id, Kudus –  Warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menggelar malam takbiran dengan penuh semarak pada Minggu (30/3/2025) malam. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, takbiran kali ini lebih menonjolkan nuansa Islami dengan menampilkan miniatur masjid, replika hewan, serta ikon-ikon religius lainnya.

Kepala Desa Undaan Lor, Nurul Qomar, mengungkapkan bahwa takbiran tahun ini tetap berjalan meriah meskipun ada pembatasan dari pemerintah kabupaten, terutama terkait larangan penggunaan sound horek. Meski demikian, gema takbir tetap menggema di sepanjang rute pawai.

“Alhamdulillah, takbiran berlangsung aman dan tertib. Meskipun tanpa sound horek, masyarakat tetap antusias. Suasananya lebih khidmat karena takbir dilantunkan dengan cara yang lebih tertata,” ujarnya.

Sebanyak 20 kelompok dari berbagai elemen masyarakat, seperti musala, masjid, karang taruna, dan warga setempat, turut serta dalam pawai takbiran. Mereka menampilkan kreativitas dalam bentuk miniatur yang menggambarkan simbol-simbol Islami.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kudus Siapkan Puluhan Titik Salat Idulfitri 1447 H, Berikut Daftar Lokasinya

“Tahun ini tidak ada ogoh-ogoh atau replika makhluk menyeramkan. Masyarakat mulai sadar bahwa malam takbiran seharusnya dipenuhi dengan hal-hal yang mencerminkan nilai keislaman,” tambahnya.

Selain itu, panitia juga membatasi ukuran miniatur yang ditampilkan agar tidak mengganggu lalu lintas. Jika sebelumnya beberapa ogoh-ogoh mencapai tinggi delapan meter, kini warga diminta membuat replika dengan ukuran yang lebih proporsional.

Pendanaan acara ini sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat, sementara pemerintah desa memberikan kontribusi sebesar Rp500.000 yang digunakan untuk konsumsi peserta.

“Semoga ke depan takbiran ini semakin baik dan tetap menjadi ajang syiar Islam yang penuh makna bagi masyarakat Undaan Lor,” pungkas Nurul Qomar. (J02/A01)

Berita Terkait

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa
Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan
Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus
Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus
Memotong Ego di Stadion Wergu Wetan: Pesan Iduladha Terakhir Sebelum Revitalisasi
Muhammadiyah Kudus Siapkan 36 Titik Shalat Idul Adha 1447 H
Ribuan Umat Katolik di Kudus Larut dalam Khidmat Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes Evangelista
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa

Kamis, 3 September 2026 - 18:21 WIB

Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:44 WIB

Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus

Berita Terbaru