Ribuan Umat Katolik di Kudus Larut dalam Khidmat Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes Evangelista

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan umat Katolik saat mengikuti Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes Evangelista Kabupaten Kudus pada Kamis (02/04/2026). (Foto:Istimewa)

Ribuan umat Katolik saat mengikuti Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes Evangelista Kabupaten Kudus pada Kamis (02/04/2026). (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus — Gereja Santo Yohanes Evangelista di Kabupaten Kudus dipadati ribuan umat Katolik yang mengikuti Misa Kamis Putih sebagai pembuka rangkaian Trihari Suci pada Kamis (02/04/2026).

Ibadat yang menjadi peringatan perjamuan terakhir Yesus Kristus ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema Paskah tahun ini, yakni menghadirkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera.

Kabid Liturgi Dewan Paroki, Franciscus Xaverius Didik Setyawan menjelaskan, Kamis Putih merupakan momentum umat untuk mengenang kasih dan pengorbanan Yesus yang diwujudkan melalui Ekaristi.

“Kamis Putih menjadi awal dari Trihari Suci. Dalam perayaan ini, kita mengenang kasih dan pengorbanan Yesus. Kita diajak untuk kembali menghayati nilai pelayanan kepada sesama,” ujar Didik.

Guna mengakomodasi antusiasme umat yang tinggi, pihak gereja membagi misa dalam dua sesi, yakni pukul 17.30 WIB dan 20.30 WIB.

Pada sesi pertama, jumlah jemaat diperkirakan mencapai 1.500 hingga 1.800 orang. Panitia pun telah menyiapkan ruang tambahan di area gereja agar ibadat tetap berjalan nyaman dan tertib.

Salah satu momen paling sakral dalam misa ini adalah prosesi pembasuhan kaki terhadap 12 perwakilan umat sebagai representasi para murid Yesus. Ritual ini merupakan simbol kerendahan hati dan pesan untuk saling melayani tanpa memandang status sosial.

Baca Juga :  Antisipasi DBD, DKK Kudus Monitor Rutin Wilayah yang Berbatasan dengan Jepara

“Pembasuhan kaki adalah simbol bagaimana kita diajak untuk saling melayani. Ini pesan penting yang ingin kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat,” jelas Didik.

Setelah prosesi Ekaristi, rangkaian ibadat dilanjutkan dengan perarakan Sakramen Mahakudus menuju altar khusus. Suasana hening semakin terasa saat umat melanjutkan dengan tradisi tuguran, yakni berjaga dan berdoa bersama hingga tengah malam sebagai bentuk kesetiaan menemani Yesus sebelum peristiwa penyaliban.

Dengan rangkaian ibadat yang penuh makna ini, umat diharapkan dapat semakin menghayati nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama masa Paskah, tetapi juga dalam keseharian di tengah masyarakat.

“Kita diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat, peduli terhadap sesama, serta ikut menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera,” pesan Didik. (J03/A01)

Berita Terkait

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa
Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan
Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus
Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus
Memotong Ego di Stadion Wergu Wetan: Pesan Iduladha Terakhir Sebelum Revitalisasi
Muhammadiyah Kudus Siapkan 36 Titik Shalat Idul Adha 1447 H
Momen Idulfitri 1447 H, Kudus Makin Sejahtera Lewat Harmoni Ulama dan Umara
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa

Kamis, 3 September 2026 - 18:21 WIB

Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:44 WIB

Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus

Berita Terbaru