oleh

Lestarikan Budaya Lokal, Dinas PMD Kudus Bentuk Satgas Adat Istiadat

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus tengah gencar membentuk Satuan Tugas (Satgas) Adat Istiadat di Kudus. Pembentukan itu ditujukan guna melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan nilai sosial budaya di masyarakat

Kepala Dinas PMD Kudus, Adi Sadhono melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Lilik Ngesti W mengatakan, pembentukan kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif ini, merujuk pada Permendagri Nomor 25 Tahun 2007 tentang pelestarian dan pengembangan adat istiadat serta nilai sosial budaya masyarakat.

Selain itu, mengacu pada Permendagri Nomor 18/2018 tentang pedoman pelestarian budaya. Serta Perbup Kudus Nomor 43 Tahun 2019, pelestarian dan pengembangan adat istiadat serta nilai sosial budaya masyarakat di Kabupaten Kudus.

Sampai Oktober 2022 kemarin, kata Lilik, di Kudus sudah terbentuk sebanyak 52 Satgas Adat Istiadat di dua wilayah kecamatan, yang tersebar di 46 desa dari 123 desa dan 4 kelurahan dari 9 kelurahan di Kudus. Mereka pun sudah melakukan inventarisasi dan identifikasi adat istiadat dan nilai sosial budaya.

‘’Hasilnya, untuk adat istiadat yang sudah terinventarisir sebanyak 384 dan 58 terindetifikasi. Sedang untuk nilai sosial budaya, yang sudah terinventarisi sebanyak 96 dan terindentifikasi 6,’’ katanya, Rabu (24/11/2022).

Pihaknya menjelaskan, adat istiadat adalah serangkaian tingkah laku yang terlembaga, dan mentradisi dalam masyarakat yang berfungsi mewujudkan nilai sosial budaya ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sedang nilai sosial budaya masyarakat, kata Dia, yakni konsepsi idealis tentang baik buruk dan benar salah mengenai hakikat hidup manusia dalam lingkup hubungan manusia dengan pencipta dan sesama manusia.

‘’Serta mengenai alam, dimensi ruang dan waktu, serta dalam memaknai hasil karya mereka,’’ paparnya.

Masih kata Lilik, sedang maksud program tersebut, adalah untuk menjaga keberadaan dan keberlanjutan nilai-nilai luhur masyarakat di era globalisasi. Adapun tujuannya, yaitu menanamkan nilai luhur budaya bangsa dalam kepribadian dan tingkah laku masyarakat.

‘’Semua itu guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah,’’ tuturnya.

Sementara tugas Satgas Adat Istiadat, diantaranya melakukan identifikasi dan inventarisasi adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat. Selain itu, menyiapkan data dan informasi tentang keadaan maupun perkembangan berbagai kegiatan terkait pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat. (J05/A01)

Komentar