Kudus Fashion Week 2024: Merayakan Caping Kalo dalam Gaya Modern

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fashion show Kudus Fashion Week di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. (Foto: J05)

Fashion show Kudus Fashion Week di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kudus Fashion Week (KFW) resmi dibuka pada Kamis malam, 19 September 2024, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kudus yang ke-475.

Acara yang meriah ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie beserta istri, Direktur PT Nojorono Kudus Arief Goenadibrata beserta jajarannya, unsur Forkopimda Kudus, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka memadati Alun-alun Simpang Tujuh untuk menyaksikan kemegahan Kudus Fashion Week.

Penampilan menarik dari berbagai seniman, termasuk Didi Nini Thowok dan teatrikal Lelampah Caping Kalo, berhasil menarik perhatian pengunjung yang ingin menikmati suasana fashion yang segar dan inovatif.

Salah satu momen paling spektakuler dalam acara tersebut adalah penampilan teatrikal Lelampah Caping Kalo, yang mengguncang panggung dengan kolaborasi antara aktor teater dan model.

Teatrikal ini menggambarkan perjalanan caping kalo dari masa ke masa, dimulai dengan nuansa perdesaan ketika caping kalo menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kudus.

Baca Juga :  Ini Tren Warna Rambut yang Banyak Digandrungi di Tahun 2024

Teatrikal ini menampilkan bagaimana caping kalo, yang awalnya digunakan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, kini mengalami transformasi dan modifikasi untuk cocok dengan tren fashion modern.

Caping kalo kini dapat dipadukan dengan berbagai kostum, mulai dari kebaya hingga outfit terkini.

Aris Magenta, selaku founder Kudus Fashion Week, mengungkapkan bahwa 12 model dan 8 pemain teater dilibatkan dalam pertunjukan teatrikal ini.

“Hari pertama menampilkan enam wedding dan MUA, dengan tema utama caping kalo yang menunjukkan evolusi dari waktu ke waktu,” katanya.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kudus, M Hasan Chabibie, memuji kolaborasi antara Nojorono dan Aris Magenta yang berhasil meramu caping kalo dengan gaya fashion yang lebih modern.

“Ini menunjukkan bahwa caping kalo memiliki potensi besar untuk dipromosikan. Kami berharap usaha ini semakin berkembang dan menciptakan iklim positif dalam dunia fashion di Kudus,” tutupnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Kudus Ingin Miliki Batik Resmi ASN, Dekranasda Gelar Sayembara
Nobby Buka Cabang ke-124 di Kudus, Pamerkan Koleksi Busana Muslim Terbaru Edisi Lebaran
Kudus Fashion Week 2025 Hadir dengan Tema “Gaya Raya”, Usung Nuansa Lebaran
Car Free Night di Dandangan Kudus Akan Dimeriahkan dengan Fashion on The Street hingga Barongsai
Arif Enter School, Peluang Talenta Cilik Meraih Bintang di Dunia Modeling dan Entertainment
Tan’eem Memukau dengan Koleksi “Serenade of The Eclips” di Muria Summer Festival 2024
Memukau, 13 Brand Fesyen Guncang Panggung Kudus Fashion Week 2024
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:10 WIB

Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:21 WIB

Kudus Ingin Miliki Batik Resmi ASN, Dekranasda Gelar Sayembara

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:10 WIB

Nobby Buka Cabang ke-124 di Kudus, Pamerkan Koleksi Busana Muslim Terbaru Edisi Lebaran

Selasa, 4 November 2025 - 16:05 WIB

Kudus Fashion Week 2025 Hadir dengan Tema “Gaya Raya”, Usung Nuansa Lebaran

Senin, 17 Februari 2025 - 14:59 WIB

Car Free Night di Dandangan Kudus Akan Dimeriahkan dengan Fashion on The Street hingga Barongsai

Berita Terbaru