Jurnalpantura.id, Kudus – Tren warna rambut seakan tiada habisnya. Laki-laki maupun perempuan tidak ada pengecualian yang berminat untuk mengubah gaya rambut, supaya bisa tampil lebih fresh dan kekinian.
Di tahun ini, tren warna rambut yang sedang banyak digemari adalah warna-warna yang terkesan natural. Paling banyak permintaan warna Ash Silver. Warna yang cenderung semu putih.
Warna Ash ini cocok dipadukan dengan teknik perwanaan highlight. Namun, ada juga meminta perwarnaan blok (seluruh rambut) sehingga terkesan lebih fresh.
Menurut Ncut Riena salah satu pemilik salon rambut di Kudus, mengatakan warna Ash cenderung lebih sulit karena teknik pewarnaan yang satu ini membutuhkan proses yang lama.
”Harus melalui tahapan Bleaching (proses menghilangkan warna alami rambut dengan menggunakan bahan kimia), sampai level 10. Kalau proses tersebut tidak maksimal warna Ash gagal, cenderung tidak rata dan terkesan seperti uban,” ungkapnya.
Harga untuk pewarnaan juga cukup mahal, minimal Rp 500 ribu, itupun rambut pendek dan jenis perwanaan highlight. Kalau permintaan full seluruh rambut harga bisa sampai Rp 1 juta.
“Meski mahal, tapi banyak peminat terutama kalangan anak-anak muda usia 20 tahun sampai 30 tahun,” tambahnya.
Kemudian, cat rambut kedua yang sering Riena tangani, yakni warna Ash Blonde merupakan cat rambut yang memiliki warna sedikit ke abu-abuan. Warna ini cocok yang memiliki warna kulit sawo matang hingga kulit yang putih.
Warna favorit selanjutnya Ash Brown, perpaduan warna antara abu-abu dengan cokelat. Perpaduan dua warna tersebut akan terlihat lebih estetis. Warna ini cocok yang memiliki kulit terang hingga gelap.
Riena juga mengatakan, cat rambut dengan dua warna juga saat ini lagi ramai. Istilahnya teknik Peek a Boo, yakni cat rambut yang memiliki teknik warna yang berbeda antara rambut bagian luar dengan rambut bagian dalam.
“Biasanya warna rambut pada bagian luar lebih gelap, sementara warna rambut pada bagian dalam lebih terang,” terangnya. (Jo5/A01)










