Buka Jalan Investasi Wisata Lokal, Pemkab Kudus Fasilitasi Pengembangan Garank Filandra

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus, Samani Intakoris, saat menerima pengelola Garank Filandra beserta tim legal di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin, 2/11/2026. (Foto: Istimewa)

Bupati Kudus, Samani Intakoris, saat menerima pengelola Garank Filandra beserta tim legal di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin, 2/11/2026. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus membuka ruang bagi pengembangan investasi sektor pariwisata daerah. Salah satunya dengan memberikan dukungan terhadap pengembangan destinasi wisata Garank Filandra yang berada di kawasan Waduk Logung, Kecamatan Dawe, termasuk membantu memfasilitasi penyelesaian persyaratan perizinan yang masih dibutuhkan.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Kudus, Samani Intakoris, saat menerima pengelola Garank Filandra beserta tim legal di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin, 2/11/2026.

Pertemuan itu juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti DPMPTSP, Dinas PUPR, Disbudpar, serta Camat Dawe untuk membahas berbagai aspek perizinan dan rencana pengembangan kawasan wisata.

Sekretaris Disbudpar Kudus, Agus Susanto, menekankan pentingnya komunikasi antara pengelola wisata dengan masyarakat dan pihak-pihak yang telah lebih dahulu menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan Waduk Logung.

Terlebih, terdapat puluhan pelaku UMKM yang menggantungkan kegiatan usahanya di sekitar destinasi tersebut.

“Pengembangan wisata ini perlu dikomunikasikan dengan semua pihak. Karena di kawasan Waduk Logung juga ada puluhan pelaku UMKM dan masyarakat yang terlibat. Kami berharap pengelola bisa berkoordinasi dan bekerja sama dengan BUMDes agar semuanya bisa berjalan beriringan,” ujar Agus.

Sementara itu, Bupati Kudus Samani Intakoris menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak membatasi masuknya investasi selama seluruh kegiatan usaha dijalankan sesuai ketentuan hukum.

Pemkab Kudus bahkan siap memberikan pendampingan agar potensi usaha lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi daerah.

Baca Juga :  Potensi Sport Tourism Tinggi, Investor Diberi Peluang Bangun Perhotelan hingga Pusat Ekonomi Baru di Kudus

“Kudus itu pro dengan investasi. Dengan ketentuan bahwa hal tersebut harus sesuai aturan yang berlaku. Jadi, semuanya yang sesuai dengan aturan kita bantu,” tegasnya.

Samani juga menilai keberadaan Garank Filandra perlu mendapatkan dukungan karena merupakan inisiatif pengusaha lokal untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya sendiri.

Menurutnya, kesempatan berusaha bagi investor lokal harus terbuka agar perekonomian daerah dapat tumbuh melalui keterlibatan pelaku usaha setempat.

“Keberadaan Garank Filandra harus kita support, karena pengusaha lokal harus diberikan ruang daripada nanti orang-orang yang berinvestasi dari luar. Justru itu bisa menjadi persoalan baru,” ungkapnya.

Selain persoalan perizinan, Samani meminta agar pengelola Garank Filandra segera membangun koordinasi dengan BUMDes, pemerintah desa sekitar, serta Camat Dawe.

Pemkab juga akan mendorong pelibatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam pembahasan lanjutan melalui koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kudus, mengingat lokasi wisata berada di kawasan Waduk Logung.

Dalam pembahasan tersebut, diketahui masih terdapat sejumlah tahapan perizinan yang harus dituntaskan, termasuk izin wisata tirta yang menjadi kewenangan Kementerian Pariwisata.

Meski demikian, pengelola telah mengantongi sejumlah dokumen pendukung, di antaranya dokumen KTTR, perizinan speedboat dan kendaraan operasional, SIM, asuransi Jasa Raharja, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Pemkab Kudus berharap seluruh persyaratan yang belum terpenuhi dapat segera diselesaikan sehingga pengembangan Garank Filandra berjalan sesuai regulasi. (J05/A01)

Berita Terkait

Lampaui Target Tahunan, Investasi Kudus Buka 4.836 Lapangan Kerja Baru
Investasi Kudus Tembus Rp 3 Triliun hingga September 2026, Lampaui Target hingga 267,95 Persen
Investasi Kudus Terkendala Lahan, Bupati Sam’ani Lirik Konsep Industri Bertingkat
Realisasi Investasi Kudus Capai Rp 1,37 Triliun, Serap 12.074 Pekerja

Proyek Eks Gedung Ngasirah Disorot karena Lambat, Pemkab: Kami Pastikan Tetap Jalan
Kudus Buka Peluang Investasi, Bupati Sam’ani Bertemu Calon Investor di Jakarta
Hingga Juni 2026, Investasi di Kudus Sentuh Rp 1,123 Triliun
Triwulan I 2026 Tembus Rp 70 Persen, Kudus Optimis Capai Target Investasi Rp 1,15 Triliun
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:29 WIB

Buka Jalan Investasi Wisata Lokal, Pemkab Kudus Fasilitasi Pengembangan Garank Filandra

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Lampaui Target Tahunan, Investasi Kudus Buka 4.836 Lapangan Kerja Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Investasi Kudus Tembus Rp 3 Triliun hingga September 2026, Lampaui Target hingga 267,95 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Investasi Kudus Terkendala Lahan, Bupati Sam’ani Lirik Konsep Industri Bertingkat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Realisasi Investasi Kudus Capai Rp 1,37 Triliun, Serap 12.074 Pekerja


Berita Terbaru