Tercium Bau Menyengat, Warga Tumpangkrasak Kudus Temukan Pria Meninggal di Kamar

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan jenazah pria berusia 31 tahun di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (27/10/2026) malam. Korban diperkirakan meninggal dunia empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Foto: ist

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan jenazah pria berusia 31 tahun di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (27/10/2026) malam. Korban diperkirakan meninggal dunia empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Foto: ist

Jurnalpantura.id, Kudus – Bau busuk yang menyengat dari sebuah rumah di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, membuat warga curiga. Setelah dilakukan pemeriksaan, seorang pria bernama Haniv Virosantara, 31, ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya pada Selasa (27/10/2026) malam. Korban diduga meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Penemuan jenazah tersebut bermula ketika dua pria mendatangi rumah korban sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya bermaksud menanyakan perkembangan perbaikan mobil di bengkel milik korban. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa mendapat jawaban, mereka mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah.

Kapolsek Jati AKP Subkhan menjelaskan, kedua pria tersebut diketahui bernama Dodi Indrayanto dan Duwi Bagaswara. Mereka mendatangi rumah korban yang berada di RT 01/RW 06 Desa Tumpangkrasak.

Setelah menunggu sekitar lima menit, keduanya kembali mengetuk pintu depan rumah berulang kali. Karena tidak ada respons dari dalam, sementara bau busuk semakin menimbulkan kecurigaan, mereka memutuskan meminta bantuan Ketua RT setempat, Damiri, dan menginformasikan kejadian itu kepada warga sekitar.

Bersama warga, kedua saksi kemudian memeriksa kondisi rumah. Mereka mendapati pintu depan tidak terkunci sehingga bisa masuk untuk memastikan keadaan di dalam bangunan tersebut.

Saat melakukan pengecekan, mereka menemukan Haniv sudah tidak bernyawa di kamar tidurnya. Tubuh korban berada dalam posisi terlentang.

Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah desa dan diteruskan ke Polsek Jati agar dapat ditangani sesuai prosedur.

Baca Juga :  Warga Gulang Kudus Meninggal Saat Memancing, Ditemukan Mengambang di Genangan Sawah

Diperkirakan Meninggal Empat hingga Lima Hari

Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Ngembal dan Unit Inafis Satreskrim Polres Kudus mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan bahwa tubuh korban telah mengalami pembusukan lanjut. Berdasarkan kondisi tersebut, petugas memperkirakan korban meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.

Di sekitar kamar, petugas turut mendapati sejumlah obat-obatan medis. Di antaranya obat yang berkaitan dengan gangguan lambung dan penyakit jantung.

Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan pula luka akibat senjata maupun indikasi lain yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kronis. Sebelum meninggal dunia, ia juga masih menjalani pengobatan rawat jalan di RS Mardi Rahayu Kudus.

Dengan mempertimbangkan riwayat kesehatan tersebut, korban diduga meninggal akibat penyakit jantung. Namun, dugaan itu merujuk pada hasil pemeriksaan awal dan informasi yang dihimpun petugas, bukan hasil autopsi.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak pelaksanaan autopsi melalui surat pernyataan resmi.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, Polsek Jati telah melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut.  (J02/A01)

Berita Terkait

15 Chromebook Milik SD 1 Tumpangkrasak Kudus Raib Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 45 Juta
Kantor Bea Cukai Kudus Diperiksa KPK, Polisi dan Brimob Perketat Pengamanan
Ungkap Pengeroyokan di Krandon Kudus, Polisi Amankan 8 Pemuda dan 4 Motor
Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Dalam Konter HP di Kudus
Dugaan Pungli Bedah Rumah di Kudus Viral di Medsos, Kades Janggalan Beri Klarifikasi : Rp7Jt Berawal dari Biaya Pembongkaran
Polres Kudus Amankan 25 Orang Usai Bentrokan Warga dengan Debt Collector
Insiden di Pasuruhan Lor Kudus, Bocah 7 Tahun Meninggal Tertimpa Kursi Besi
Pemdes Bulungcangkring Bentuk Tim Monev, Perizinan dan Pengelolaan Lingkungan Disorot
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:01 WIB

15 Chromebook Milik SD 1 Tumpangkrasak Kudus Raib Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 45 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Kantor Bea Cukai Kudus Diperiksa KPK, Polisi dan Brimob Perketat Pengamanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tercium Bau Menyengat, Warga Tumpangkrasak Kudus Temukan Pria Meninggal di Kamar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Ungkap Pengeroyokan di Krandon Kudus, Polisi Amankan 8 Pemuda dan 4 Motor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Dalam Konter HP di Kudus

Berita Terbaru