Tak Lagi Bisa Bekerja, Kusnin Terharu Terima Bantuan Kursi Roda dari TP PKK Kudus

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan kursi roda untuk Kusnin, warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Penyerahan bantuan kursi roda untuk Kusnin, warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Tangis Kusnin (63), warga RT 3 RW 4 Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pecah saat menerima bantuan kursi roda dan paket sembako dari rombongan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kamis, 22/10/2026.

Kondisi Kusnin mulai mengalami perubahan sejak dua bulan terakhir. Menurut kakaknya, Nur Said, kaki Kusnin tidak lagi berfungsi secara normal setelah sebelumnya menderita penyakit darah tinggi. Kondisi tersebut membuat aktivitas Kusnin menjadi terbatas dan membutuhkan alat bantu untuk mendukung mobilitasnya.

Sebelum mengalami keterbatasan fisik, Kusnin bekerja sebagai petugas kebersihan di poskamling RW setempat. Namun, kondisi kesehatannya yang semakin menurun membuatnya tidak lagi bisa menjalani pekerjaan tersebut. Kini, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena kesulitan bergerak secara mandiri.

Kedatangan rombongan TP PKK Kabupaten Kudus bersama Baznas membawa kebahagiaan tersendiri bagi Kusnin dan keluarganya. Bantuan kursi roda diharapkan dapat memudahkan aktivitasnya, sedangkan paket sembako diharapkan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud perhatian kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan fisik dan kondisi sosial ekonomi.

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai instansi.

Pihaknya bekerja sama dengan Baznas, Dinas Sosial (Dinsos), Palang Merah Indonesia (PMI), serta para camat untuk mengidentifikasi masyarakat yang memerlukan bantuan khusus.

“Informasi dan data itu dari beliau-beliau ini ke kita. Nanti kita teruskan ke Baznas, Dinsos, atau PMI. Kalau memang tersedia, langsung kita tindak lanjuti dan kita sampaikan secara langsung kepada yang membutuhkan,” jelas Endhah.

Baca Juga :  Soal Isu Kekerasan, Ulama Perempuan Didorong untuk Andil Bersuara

Menurutnya, koordinasi lintas instansi tersebut menjadi langkah penting agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masing-masing penerima.

Tidak hanya kursi roda, bantuan yang difasilitasi juga mencakup alat bantu lain, seperti kaki palsu dan tangan palsu. Dengan demikian, masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dapat memperoleh dukungan yang sesuai dengan kondisinya.

Endhah mengungkapkan, jumlah bantuan alat bantu bagi masyarakat di Kabupaten Kudus yang telah disalurkan mencapai ratusan. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai lembaga yang bersama-sama memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.

Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat agar penyaluran bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang memerlukan

Melalui mekanisme koordinasi tersebut, TP PKK Kudus berupaya memastikan informasi mengenai warga yang membutuhkan dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Pemerintah kecamatan dan lembaga sosial turut berperan dalam menyampaikan data serta membantu menghubungkan masyarakat dengan pihak yang dapat menyediakan bantuan.

Upaya ini diharapkan mempermudah warga memperoleh dukungan tanpa mengalami kesulitan dalam mengakses layanan sosial.

Endhah berharap bantuan kursi roda dan sembako yang diberikan kepada Kusnin dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dan keluarganya.

Ia juga berharap kerja sama antara TP PKK, Baznas, Dinsos, PMI, dan pemerintah kecamatan terus berjalan sehingga kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

“Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” tuturnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Bupati Kudus: Tunjangan Tokoh Agama dan Bantuan Listrik Rumah Ibadah Lanjut 2027
PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati Senilai Rp 840 Juta
Wabup Kudus Bellinda Birton Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Maskan di Desa Lau
Pemkab Kudus Beri Tunjangan Rp 1 Juta bagiImam, Khatib, Marbot, dan Tokoh Agama
Khusus Desil 1-4, Lebih dari 1.000 Keluarga di Kudus Berpeluang Dapat Bantuan Modal Usaha Rp 5 Juta
Ada 1.321 Agen Perlinsos di Kudus, Warga Bisa Minta Bantuan Daftar Bansos Gratis
Pendataan Bansos di Kudus Terus Berjalan, 6.218 Warga Sudah Masuk Perlinsos
Polres Kudus Usulkan 548 Jiwa Jadi Peserta BPJS Kesehatan Lewat Program Agen Perlinsos
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Tak Lagi Bisa Bekerja, Kusnin Terharu Terima Bantuan Kursi Roda dari TP PKK Kudus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Bupati Kudus: Tunjangan Tokoh Agama dan Bantuan Listrik Rumah Ibadah Lanjut 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:25 WIB

PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati Senilai Rp 840 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Wabup Kudus Bellinda Birton Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Maskan di Desa Lau

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kudus Beri Tunjangan Rp 1 Juta bagiImam, Khatib, Marbot, dan Tokoh Agama

Berita Terbaru