Uji Petik PDPB, Bawaslu Kudus Pastikan Data Pemilih Akurat dan Mutakhir

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus melakukan uji petik dalam rangka pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Rabu, 7/10/2026. (Foto: Istimewa)

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus melakukan uji petik dalam rangka pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Rabu, 7/10/2026. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus melakukan uji petik dalam rangka pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Rabu, 7/10/2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026. Uji petik dilakukan dengan metode List-to-People dan/atau People-to-List sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kudus, Naily Faila Saufa, menjadi salah satu petugas Tim A dalam pelaksanaan uji petik tersebut. Dalam surat tugas, Naily ditugaskan melakukan uji petik dengan metode List-to-People terhadap sejumlah responden di Desa Loram Kulon.

Naily mengatakan, uji petik menjadi bagian penting dalam memastikan data pemilih yang digunakan dalam proses demokrasi benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

“Uji petik ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan data pemilih yang ada sesuai dengan kondisi faktual. Melalui pengecekan langsung kepada masyarakat, kami dapat melihat apakah data tersebut masih relevan dan sesuai dengan keadaan sebenarnya,” ujar Naily.

Baca Juga :  KPU Kudus Kembalikan Berkas Pencalegan 15 Parpol

Ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap PDPB tidak hanya dilakukan melalui pencermatan data, tetapi juga dengan melakukan pengecekan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, metode List-to-People memungkinkan petugas mencocokkan data yang tersedia dengan kondisi pemilih di lapangan.

Pelaksanaan uji petik tersebut juga diarahkan untuk memetakan potensi kerawanan isu strategis dalam PDPB Tahun 2026. Hasil pengawasan selanjutnya dituangkan dalam kuisioner serta Form A Laporan Hasil Pengawasan dan Form F Pencegahan.

Naily menegaskan, pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan merupakan proses yang membutuhkan pengawasan secara konsisten. Hal tersebut penting agar setiap perubahan data kependudukan yang berkaitan dengan status pemilih dapat teridentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Data pemilih harus terus dijaga akurasi dan kemutakhirannya. Karena itu, pengawasan secara langsung melalui uji petik menjadi salah satu langkah untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sekaligus mendorong perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian,” jelasnya.

Bawaslu Kudus berharap pelaksanaan uji petik dapat memberikan gambaran faktual mengenai kondisi data pemilih di wilayah yang menjadi sasaran pengawasan. Temuan dari kegiatan tersebut akan menjadi bahan dalam pelaksanaan pengawasan PDPB serta upaya pencegahan terhadap potensi permasalahan data pemilih. (J05/A01)

Berita Terkait

Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu
Hadapi Pemilu 2029, PAN Kudus Fokus Perkuat Kader dan Struktur
Sutriyono Kembali Nahkodai Hanura Kudus, Siapkan Strategi Rebut Suara Pemilih Muda
Tak Ikut UKK, Ida Nur Saadah Justru Dipilih Jadi Ketua PKB Kudus
141 Pemilih Meninggal Dunia Masih Tercatat Aktif di DPT Online, Bawaslu Kudus Surati KPU
PDI Perjuangan Kudus Gelar Musancab, Perkuat Soliditas dan Regenerasi Kader
Kandidat Ketua PKB Kudus Sepakati Pakta Komitmen Politik
Gandeng Tiga Perguruan Tinggi, Bawaslu Gagas Program Kelas Khusus Hukum
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Uji Petik PDPB, Bawaslu Kudus Pastikan Data Pemilih Akurat dan Mutakhir

Minggu, 20 September 2026 - 15:56 WIB

Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Hadapi Pemilu 2029, PAN Kudus Fokus Perkuat Kader dan Struktur

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:03 WIB

Sutriyono Kembali Nahkodai Hanura Kudus, Siapkan Strategi Rebut Suara Pemilih Muda

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Tak Ikut UKK, Ida Nur Saadah Justru Dipilih Jadi Ketua PKB Kudus

Berita Terbaru

Petugas kepolisian menggandeng terduga para pelaku kasus bentrokan antara kelompok penagih utang dan warga di Desa Jepang, Kudus. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Foto: JP

Kriminalitas

Utang Rp 52 Juta Berujung Bentrokan, 24 Orang Diamankan di Kudus

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05 WIB