Terkendala Medan Terjal, Pencarian Pendaki Terjatuh di Gunung Muria Dilanjut Hari Ini

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim Gabungan saat melakukan evakuasi korban. (Foto: JP)

Foto: Tim Gabungan saat melakukan evakuasi korban. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan terjatuh ke jurang di jalur pendakian Gunung Muria, tepatnya di kawasan Puncak Natas Angin, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, masih belum membuahkan hasil.

Hingga malam hari, korban belum ditemukan dan proses pencarian kembali dilanjutkan pagi ini, Rabu (25/6/2025).

Korban diketahui berinisial J (21), asal Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Ia terjatuh pada Selasa (24/6/2025) sekitar pukul 14.10 WIB saat menuruni jalur pendakian bersama sepupunya.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, korban bersama saksi yang juga sepupunya, bernisial (13), mendaki ke arah Puncak Natas Angin. Mereka sebelumnya pamit kepada orang tua dengan alasan pergi ke sekolah.

Setelah tiba di Desa Rahtawu pukul 08.00 WIB, mereka mulai mendaki dan sampai di puncak sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam perjalanan turun, mereka sempat berpapasan dengan rombongan pendaki lain yang juga merupakan saksi, yakni W (15), pelajar.

Sekitar pukul 14.10 WIB, saat melintasi jalur licin dan berbatu yang dikenal dengan sebutan “jalur naga,” korban diduga terpeleset.

Saksi mendengar suara teriakan dan bunyi benda jatuh. Saat dicek, korban terlihat tergeletak di dasar jurang berkedalaman sekitar 50 meter dalam kondisi tidak bergerak.

Baca Juga :  Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon

Setelah kejadian tersebut, para saksi segera turun ke basecamp untuk melaporkan insiden tersebut ke Polsek Gebog. Tim gabungan dari berbagai unsur relawan dan instansi kemudian diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Tim evakuasi terdiri dari BPBD Kudus, Basarnas Jepara, SAR NU Kudus, MDMC Muhammadiyah Kudus, DESTANA Japan Dawe, dan Relawan Abiyoso. Namun karena medan terjal dan waktu yang terbatas, hingga pukul 22.30 WIB malam kemarin, tim baru berhasil mencapai Pos 5 yang masih berjarak sekitar 800 meter dari lokasi korban diduga terjatuh.

Kapolsek Gebog AKP Siswanto melalui laporan resminya menyampaikan bahwa tindakan awal yang dilakukan adalah mendatangi lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Pagi ini, pencarian kembali dilakukan dengan harapan cuaca dan kondisi medan lebih mendukung.

Proses evakuasi masih terus berlangsung dan pihak keluarga korban terus menanti kabar di posko pendakian Rahtawu. Tim SAR berharap hari ini dapat menemukan keberadaan korban dan melakukan tindakan lanjutan secepatnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab
Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas
Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus
Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon
Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme
Sterilisasi Area Menara, Disdag Kudus Tertibkan PKL Saat Buka Luwur
Mahasiswi UMKU Terjatuh ke Jurang Saat Mendaki, Kapolsek Gebog: Pencarian Dilanjutkan
Kapolsek Kota Terima Piagam Penghargaan dari Rutan IIB Kudus
Berita ini 623 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:34 WIB

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:07 WIB

Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:01 WIB

Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus

Minggu, 21 September 2025 - 09:09 WIB

Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon

Rabu, 3 September 2025 - 19:41 WIB

Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme

Berita Terbaru