Jurnalpantura.id, Kudus – Demi mensukseskan prosesi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus 2025, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus menegaskan akan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang kawasan Menara Kudus.
Sterilisasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban jalannya kegiatan keagamaan yang dipadati ribuan peziarah.
Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Andi Imam Santosa, mengatakan bahwa seluruh PKL yang biasa berjualan di kawasan Jalan Menara, mulai dari jalur Rapat Menara hingga Sucen dan Madurekso, diwajibkan menghentikan aktivitasnya sejak Sabtu pagi (5/7/2025) hingga seluruh rangkaian Buka Luwur selesai.
“Area ini harus benar-benar steril karena direncanakan ada sekitar 40 ribu bungkus nasi berkat yang akan dibagikan kepada masyarakat. Kami ingin jalur pria dan wanita lebih tertib, sehingga dibutuhkan ruang yang bersih dan tidak terhalang aktivitas jualan,” jelas Andi Imam, Jum’at 04/07/2025 malam.
Penertiban dimulai sejak Jumat malam, ditandai dengan pemasangan sekat pembatas dan pengawasan ketat oleh petugas gabungan dari Dinas Perdagangan, Satpol PP, Polri, TNI, Banser, dan Linmas. PKL yang masih nekat berjualan akan dikenai tindakan tegas demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Sementara itu, Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, mengatakan bahwa sebanyak 500 personel dari berbagai instansi dikerahkan untuk pengamanan prosesi Buka Luwur.
Ia juga menjelaskan bahwa Jalan Menara dan Jalan Madureso akan ditutup total, dengan fungsi khusus sebagai jalur antrean dan area seremoni.
“Jalur pria akan masuk lewat Perempatan Sucen dan dibagi dalam 10 sekat, sedangkan jalur perempuan dari Perempatan Menara dengan empat sekat. Pengaturan ini demi mencegah penumpukan dan memastikan jalur evakuasi tetap terbuka,” ujar Subkhan.
Selain itu, masyarakat diimbau mengikuti aturan dan tertib selama prosesi. Sterilisasi kawasan tidak hanya bertujuan mengatur arus pengunjung, tapi juga menciptakan suasana yang khusyuk dan aman dalam peringatan tradisi keagamaan ini. (J02/A01)










