Jurnalpantura.id, Kudus – Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) dilaporkan terjatuh ke jurang saat melakukan pendakian di jalur pegunungan Natas Angin, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (24/6/2025) siang.
Korban diketahui bernama Jovita Diva Prabudawardani, mahasiswi program studi profesi Ners angkatan 2023.
Hingga Selasa malam pukul 22.30 WIB, pencarian oleh tim gabungan belum membuahkan hasil. Proses evakuasi dihentikan sementara karena kondisi medan dan pencahayaan yang tidak mendukung.
Kapolsek Gebog AKP Siswanto menyatakan bahwa pencarian kembali dilanjutkan pagi ini, Rabu (25/6/2025), dengan harapan cuaca cerah dan kondisi lebih memungkinkan.
“Tim SAR gabungan kembali bergerak sejak pagi. Fokus kami tetap menyisir lokasi jatuhnya korban berdasarkan informasi dari saksi-saksi,” ujar AKP Siswanto.
Teprisah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMKU, Dr. Rizka Himawan, membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa aktif yang baru saja menyelesaikan proses akademiknya dan mengikuti pengambilan sumpah profesi sebagai Ners.
“Secara akademik, Jovita telah lulus dan hanya tinggal menunggu proses administratif akhir. Kami terus memantau situasi dan telah menjalin komunikasi dengan pihak BPBD, MDMC, serta keluarga korban,” terang Rizka.
Pihak kampus, lanjutnya, telah mengirimkan tim untuk mendampingi keluarga korban di posko pendakian Rahtawu. UMKU juga siap memberikan dukungan moril dan administratif selama proses pencarian berlangsung.
Hingga berita ini ditayangkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel BPBD, relawan MDMC, dan aparat kepolisian masih melakukan pencarian intensif di area jurang dan sekitarnya.
Keluarga korban juga tampak setia menunggu kabar di posko evakuasi dengan harapan besar Jovita segera ditemukan dalam kondisi selamat. (J02/A01)










