Tenggelam Saat Bermain di Sungai, Siswi MTs Ditemukan Meninggal

Peristiwa, Tenggelam255 Dilihat

Jurnalpantura.id, Demak – Pencarian korban hilang terseret arus sungai Kanal Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak akhirnya membuahkan hasil.

Setelah semalaman dilakukan pencarian, personel gabungan menemukan korban pada Rabu (22/02/23) pagi, dalam keadaan meninggal dunia.

Kosiatun Qolbi Latifah (13), yang merupakan siswi MTs Nurul Huda Desa Geneng, Kecamatan Mijen diketahui hanyut terseret arus sungai Kanal pada Selasa (21/02/23) sore kemarin sekitar pukul 16.30 WIB saat bermain bersama ketiga temannya.

Danramil 04/Mijen Kodim 0716/Demak Kapten Kav Karmadi menuturkan, personel gabungan bersama warga melakukan pencarian korban sejak pukul 18.00 WIB kemarin, hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Dan dilanjutkan pada pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB.

“Kita kerahkan seluruh personel Koramil bersama BPBD untuk mencari korban menggunakan perahu karet, dan juga dibantu warga. Alhamdulillah sekitar pukul 08.30 WIB tadi, akhirnya korban ketemu,” ujar Danramil.

Sementara itu, Sertu Santoso, Babinsa setempat yang juga ikut dalam pencarian korban menggunakan perahu LCR bersama BPBD, Polsek dan masyarakat menyampaikan bahwa korban ditemukan berjarak cukup jauh dari titik lokasi korban hilang. Menurutnya, korban terseret arus sungai yang cukup deras hingga hanyut sekitar 4 kilometer.

“Kita temukan korban, setelah kita susuri sungai Kanal ini. Jaraknya cukup jauh dari titik lokasi hilangnya korban, yakni sekitar 4 kilometer,” terangnya.

Santoso juga mengingatkan kepada seluruh warga, agar selalu berhati-hati saat berada di sungai Kanal, dimana air sungai yang terlihat tenang, namun dibawahnya memiliki arus yang cukup deras.

“Saya imbau kepada semuanya, selalu berhati-hati saat melintasi atau berada di sungai ini, karena memiliki arus bawah yang deras,” sambungnya.

Setelah korban dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah keluarga korban untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas setempat. Dan dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan korban dinyatakan meninggal murni kecelakaan. (J02/A01) .

Komentar