Jurnalpantura.id, Kudus – Kapal Feri KMP Muchlisa tenggelam di Teluk Balikpapan sekitar 200 meter dari Pelabuhan Feri Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin 05/05/2025 sekitar pukul 15.00 WITA.
Salah satu korban tenggelam yakni Khayu Mutiara Purwati, Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas sebagai Mualim I atau Chief Officer.
Gadis berusia 22 tahun, warga RT 03 RW 01 Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, ditemukan meninggal dunia di ruang dekat car deck kapal, pada Rabu 07/05/2025 sekitar pukul 13.58 WITA.
Sementara 19 ABK lainnya dan 23 penumpang dipastikan selamat.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang datang melayat ke rumah duka, menyampaikan, Almarhumah berupaya menyelamatkan semua penumpang. Namun naas, Yaya tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri.
“Cerita keluarga, dia (almarhumah Khayu Mutiara) menyelamatkan penumpang terlebih dahulu, tapi dia meninggal sendiri,” ujar Sam’ani kepada awak media, Kamis 08/05/2025.
“Ini patriotisme, semoga almarhumah mati syahid,” doa Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan kuat dalam menghadapi ujian dan cobaan.
“Semoga keluarga merelakan, karena kepatriotismenya Khayu menyelamatkan semua penumpang. Dia meninggal syahid, khusnul khatimah,” doa Bupati.
“Atas nama Pemkab Kudus, kami ikut berduka cita,” tegasnya.
Sementara itu, bulik Yaya, Candra Ristiana menyampaikan bahwa pihak keluarga sangat sedih atas kepergian sosok Khayu Mutiara.
Namun di sisi lain, mereka juga bangga karena Khayu mengutamakan keselamatan orang lain dan bertanggung jawab atas tugasnya.
“Dia (almahum Khayu) berusaha menyelamatkan orang lain dulu sampai dia tidak sempat menyelamatkan diri sendiri, buat keluarga bangga meski sedih,” cerita Candra.
Sebagai anak pertama dari 2 bersaudara, sosok Yaya dikatakan Buliknya sebagai anak yang supel, ceria, tangguh, tidak mudah tersinggung, dan suka berpetualang.
Yaya juga selalu memegang teguh tanggung jawabnya dan akan dilakukan sepenuh hati. Semua keluarga besar sangat bangga dengan sosok Khayu.
Jenazah almarhumah Khayu Mutiara dijadwalkan sampai di rumah duka di Desa Menawan, hari ini.
Rencananya, almarhumah akan dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB di pemakaman desa setempat..
Candra mengatakan, saat ini almarhumah masih diperjalanan menuju rumah duka. Kedua orang tua, pakde, dan adik satu-satunya mendampingi almarhum selama perjalanan.
“Rencananya almarhumah akan dimakamkan sore ini jam tiga,” ujarnya. (J02/A01)










