Tangkal Paham Radikalisme, Santri Diharap Jadi Agen Kerukunan Antar Umat Beragama di Kudus

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kegiatan Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Kelompok Radikal di Pendapa Kudus, Rabu (25/10/2023). (Foto:Istimewa)

kegiatan Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Kelompok Radikal di Pendapa Kudus, Rabu (25/10/2023). (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus menyelenggarakan kegiatan Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Kelompok Radikal di Pendapa Kudus, Rabu (25/10/2023).

Kegiatan tersebut di buka oleh Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas C. Penanggungan. Turut hadir, Ustaz Imron Baihaqi atau Abu Tholut (eks napiter) sebagai narasumber, Kapolsek Kota, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kudus dan perwakilan santri, serta undangan lainnya.

Menurut Bergas, saat ini para santri telah memiliki latar belakang yang bagus dalam kehidupan bermasyarakat. Tinggal bagaimana para pengasuhnya dapat menanamkan sebuah pedoman (Ideologi Pancasila) sehingga para generasi penerus bangsa tidak terbawa arus paham radikalisme dan terorisme.

“Makanya kenapa saya lebih gencar bicara urusan Ideologi Pancasila. Dengan demikian, pemikiran jahat akan hilang,” jelasnya.

Bergas pun menaruh harapan besar pada para santri di Kabupaten Kudus untuk dapat menjadi agen-agen dalam upaya menyebarkan sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, dengan hal itu telah terbukti ampuh dalam menangkal paham-paham radikalisme maupun terorisme.

Baca Juga :  5 SD dan 24 SMP di Kudus Jalani ANBK Ulang

“Semoga para santri dapat menjadi agen dalam mengambil peran yang menyejukkan melalui moderasi beragama yang merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan beragama,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kudus, Muhammad Fitriyanto mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 80 orang perwakilan santri yang tergabung dalam FKPP Kudus.

“Ada sebanyak 80 orang santri yang menghadiri kegiatan ini. Kami ingin mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungan ponpes maupun di masyarakat,” katanya.

Selain memberikan materi tentang Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Kelompok Radikal, pihaknya juga berpesan pada segenap santri agar dapat turut serta mensukseskan gelaran pemilu tahun 2024 mendatang serta dapat ikut andil menjaga kondusifitas wilayah di Kabupaten Kudus.

“Tahun depan akan terselenggara pemilu serentak, kami berpesan panjenengan dapat turut serta mensukseskan gelaran pemilu serta ikut andil menjaga kondusifitas wilayah,” pesannya. (J05/A01)

Berita Terkait

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700
RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis
PERSADAKU Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa Terdampak Kekeringan di Kudus
Kado HUT ke-477 Kudus, 164 Warga Terima Rumah Layak Huni dari Djarum dan Polytron 
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Minggu, 27 September 2026 - 11:11 WIB

Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis

Berita Terbaru