Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 950 pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024 di Kudus telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan siap mengikuti tahap selanjutnya, yakni seleksi kompetensi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menyampaikan bahwa dari total peserta, sebanyak 15 orang telah lebih dulu mengikuti tes kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) pada 29 April 2025 lalu.
Sementara 935 peserta lainnya dijadwalkan mengikuti seleksi pada 8 hingga 10 Mei 2025.
“Yang 935 peserta itu awalnya mulai 4 Mei 2025 menjalani tes, tapi ada penundaan dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) jadi mulai tanggal 8 sampai 10 Mei 2025,” ujar Putut pada Rabu, 7/5/2025.
Ia menegaskan bahwa penundaan ini tidak hanya terjadi di Kudus, melainkan merata di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan seleksi kompetensi tersebut akan digelar di dua lokasi yang ditunjuk oleh BKN, yaitu di PRPP Merbabu Semarang dan UIN Raden Inten Lampung.
Hal itu sesuai dengan surat pengumuman resmi nomor 800.1.2.2/1054/2025 yang dikeluarkan oleh BKPSDM Kabupaten Kudus mengenai penyesuaian jadwal pelaksanaan seleksi PPPK.
“Hasil seleksi kompetensi akan diumumkan lebih lanjut melalui website resmi BKPSDM Kabupaten Kudus serta laman SSCASN milik BKN,” tambahnya.
Terkait isu tenaga honorer “siluman” yang sempat ramai diperbincangkan, Putut menegaskan bahwa seluruh peserta yang lolos tahap administrasi telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Ada surat pernyataan dari pimpinan instansi masing-masing yang menyatakan bahwa dia memang tenaga honorer yang memenuhi syarat, berarti itu sudah membuktikan,” tegasnya.
BKPSDM Kabupaten Kudus berharap proses seleksi PPPK tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan tenaga kerja yang kompeten.
Dengan pengadaan PPPK ini, Putut optimistis kekosongan jabatan di berbagai instansi pemerintah dapat segera terisi, sehingga pelayanan kepada masyarakat pun dapat berjalan lebih maksimal. (J05/A01)










