Jurnalpantura.id, Kudus – Dua orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kudus menjadi korban pembacokan di Jalan Bareng-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Jum’at 08/05/2026.
Kedua korban bernama Muhammad Khoirul Nizam (15) warga Desa Hadipolo dan Muhammad Zaki Saputra (15) warga Honggosoco, Kecamatan Jekulo.
Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.47 WIB, tampak dua motor beriringan dengan masing-masing berboncengan tiga orang melintas di depan SPPG Margorejo, Kecamatan Dawe.
Lokasi pembacokan diduga tak jauh dari lokasi terjadinya tawuran yang melibatkan tiga SMK di Kudus pada Senin 04/05/2026 lalu.
Muhammad Khoirul Nizam siswa kelas X mengalami luka bacokan yang cukup parah.
Korban terkena sabetan di bagian punggung kiri selebar 15 centimeter dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Humas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Mufid menyampaikan, korban dibawa ke ruang instalasi gawat darurat (IGD) sekira pukul 11.49 WIB oleh pihak keluarga korban.
Saat ini, korban sedang dirawat ditangani oleh dokter di ruang IGD. Pohak rumah sakit masih melakukan observasi mengenai kondisi luka bacok yang dialami korban.
“Masih kami observasi untuk mengetahui kondisinya, ketika sudah membaik akan dialihkan ke rawat inap,” ujar Mufid ditemui, Jum’at 08/05/2026.
Jika kondisinya memburuk, korban pelajar tersebut akan dialihkan ke ruang High Care Unit (HCU) untuk perawatan intensif.
“Korban masih dirawat, ditemani oleh pihak keluarga, yang dirujuk ke IGD hanya satu orang,” kata dia.
Sementara korban lainya, Muhammad Zaki Saputra yang juga mengalami luka robek di lengan kanan, dilarikan ke Puskesmas Rejosari.
Saat dihubungi, Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan konsolidasi terkait penanganan kasus dugaan pembacokan yang melibatkan pelajar di Kudus ini.
”Kami masih berkoordinasi dengan tim di lapangan. Penanganan sedang berjalan, perkembangan akan segera kami sampaikan,” tegas AKP Jajang. (J02/A01)










