Pulang Sekolah Pamit Bermain, Tiga Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2019 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana duka di salah satu rumah bocah tenggelam di Kali Gelis (Foto : Aik)

Suasana duka di salah satu rumah bocah tenggelam di Kali Gelis (Foto : Aik)

Jurnalpantura.id, Kudus – Warga Dukuh Panjang Kalangan geger, Tiga bocah warganya ditemukan tewas tenggelam setelah bermain di Kali Gelis, Dukuh Panjang Kalangan, Desa Panjang, Kecamatan Bae, Rabu 15/05/2019 pukul 19.00 WIB.

Mereka diketemukan di dasar sungai oleh warga yang sejak sore mencari keberadaannya. Sungai lokasi ditemukannya jenazah bocah, memiliki kedalaman sekitar 2 sampai 3 meter bahkan ada yg mencapai 6 meter.

Lokasi Kali Gelis tempat tenggelamnya tiga bocah ditunjukkan oleh Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Panjang (Foto : Aik)

Tiga bocah yang masih bertetangga di RT 01 RW III Dukuh Panjang Kalangan Desa Panjang tersebut bernama Arza Al Faqih (8) putra pasangan Syaifudin dan suliwati. Muhammad Rasya Aditya Saputra (12) putra pasangan Sukarmin dan Suminah. Serta Muhammad Iqbal (9) putra pasangan Nursalin dan Solikah.

Awal mula pihak keluarga bersama warga mencari ketiga bocah setelah mereka tak kunjung pulang menjelang maghrib dari pergi setelah pulang sekolah siang tadi.

Suyanto (44) yang juga Paman dari Iqbal bersama beberapa warga diantaranya Eris Susanto, kakak kandung Rasya dan Sarbini ketua RT 01 RW III menemukan pakaian korban di tepi Kali Gelis pasca Maghrib.

Baca Juga :  Modus MLM Digital, Tiga Warga Kudus Diduga Tipu Banyak Orang Lewat Aplikasi WPOne

Suyanto bersama warga pun berusaha menyisir sungai. Tak kunjung ditemukan, Eris Susanto bersama beberapa warga memutuskan untuk masuk kedalam air. 15 meter dari lokasi penemuan baju, dua jasad korban yakni Arza dan Rasya ditemukan saling bertumpukan di satu lokasi.

“Sedang jasad Iqbal berjarak 2 meter dari dua jasad lain dengan selisih waktu 15 menit,” kata Eris Susanto saat ditemui Jurnalpantura.id dirumahnya.

Menurut keluarga dari salah satu korban, menuturkan bahwa selama ini mereka tidak pernah bermain di kali.

“Biasanya mereka pulang sekolah hanya bermain bermain Game maupun bersama teman-teman yang lain ke PS,” tandasnya.

Sementara, tim medis yang dikepalai oleh dr Novita langsung memeriksa sekaligus membersihkan jasad para bocah yang telah diketemukan. Ketiga jasad ditemukan telah dalam keadaan kaku. Hanya belum sampai membengkak.

Saat ini jenazah ketiga bocah sudah di bawa ke rumah duka dan direncanakan akan dimakamkan besuk pagi, Kamis 16/05/2019 sekitar pukul 09.00 di Pemakaman Desa Panjang. (J02/A01)

Berita Terkait

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab
Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas
Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus
Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon
Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme
Sterilisasi Area Menara, Disdag Kudus Tertibkan PKL Saat Buka Luwur
Mahasiswi UMKU Terjatuh ke Jurang Saat Mendaki, Kapolsek Gebog: Pencarian Dilanjutkan
Terkendala Medan Terjal, Pencarian Pendaki Terjatuh di Gunung Muria Dilanjut Hari Ini
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:34 WIB

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:07 WIB

Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:01 WIB

Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus

Minggu, 21 September 2025 - 09:09 WIB

Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon

Rabu, 3 September 2025 - 19:41 WIB

Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme

Berita Terbaru