Menembus Dominasi Lelaki: Kisah Farikha, Wasit Badminton Perempuan Asal Kudus

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farikha Sukrotun Nikmah, wasit badminton perempuan satu-satunya di Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Farikha Sukrotun Nikmah, wasit badminton perempuan satu-satunya di Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Hari Kartini yang diperingati pada Senin, 21 April 2025, disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat Kabupaten Kudus. Para perempuan di Kota Kretek menunjukkan beragam prestasi membanggakan yang turut diapresiasi oleh pemerintah daerah.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Farikha Sukrotun Nikmah, seorang perempuan muda asal Kudus yang menekuni dunia olahraga sebagai wasit badminton. Ia tercatat sebagai satu-satunya wasit perempuan di cabang olahraga tersebut dari Kudus dan dianugerahi penghargaan sebagai Suara dan Aksi Perempuan Pelopor.

Farikha, demikian ia biasa disapa, berbagi cerita tentang perjalanan panjangnya menembus dunia wasit badminton, bidang yang selama ini kerap diasosiasikan sebagai dominasi laki-laki.

Perjalanan itu bermula pada tahun 2016, saat ia masih menjadi mahasiswa semester lima. Sang ayah, yang juga seorang wasit badminton, memberitahunya bahwa akan ada pelatihan wasit terbuka di Kudus.

“Awalnya saya kurang tertarik karena kebanyakan pesertanya laki-laki. Tapi akhirnya bapak memotivasi saya, mengatakan ini peluang emas. Saya pun merasa punya bekal cukup tentang badminton, jadi memberanikan diri untuk mendaftar,” kisahnya.

Farikha Sukrotun Nikmah, wasit badminton perempuan satu-satunya di Kabupaten Kudus yang mendapatkan sebagai Suara dan Aksi Perempuan Pelopor. (Foto: J05)

Walau hanya menggeluti badminton sebagai hobi, siapa sangka Farikha berhasil lolos seleksi tingkat Kabupaten Kudus. Tak berhenti di sana, ia melanjutkan ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, lalu sukses pula melaju ke tingkat nasional.

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 Dibuka, Bupati Kudus Tekankan Sinergi Bangun Desa dari Akar

“Di tingkat nasional, ada dua kategori, B dan A. Alhamdulillah saya bisa lolos keduanya. Setelah itu, saya mengikuti seleksi tingkat Asia,” ujar perempuan berusia 28 tahun ini.

Setelah mengantongi lisensi resmi, Farikha mulai meniti karier sebagai wasit di berbagai turnamen badminton, dari tingkat nasional hingga internasional. Ia pernah terlibat dalam ajang bergengsi seperti Indonesia International Challenge, Indonesia Super 100, hingga Super 500.

“Kalau untuk pertandingan di luar negeri, saya baru dua kali, di Cina yaitu pada Badminton Asia Appraisal 2024 dan Badminton Asian Championship 2025,” tambahnya.

Selama menjalani profesi ini, Farikha mengakui bahwa kelelahan dan pola tidur yang berantakan sudah menjadi bagian dari kesehariannya. Namun, rasa bahagia tetap mendominasi karena banyak pengalaman dan jaringan pertemanan yang ia dapatkan.

“Bisa keliling Indonesia, kenalan dengan teman baru, saling bertukar budaya, bertemu pecinta badminton dan pemain kelas dunia—semuanya lebih banyak sukanya daripada dukanya,” tutupnya dengan senyum. (J05/A01)

Berita Terkait

Papan Ucapan Akrilik Kian Diminati Anak Muda Pati untuk Momen Spesial
Perajin Caping Kalo Kian Langka, Kamto Tetap Bertahan di Tengah Keterbatasan
Menuju Kudus Sehat, Bupati Pimpin Gerakan Berangkat Kerja Naik Bersepeda
Dari Dapur Catering ke Galeri Pernikahan, Ayu dan Agustiar Wujudkan Mimpi Lewat Zivana Wedding Organizer
Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Solo, Bellinda Birton Ditunjuk Jadi Penasihat Pakubuwono XIV
Inspirasi dari Kudus: Kopitiam Ama, Kafe Kekinian yang Rawat Cita-Cita Kaum Muda
Revolusi Digital! HIPMI Gencarkan Pelatihan Marketing, Siap Cetak Pengusaha Muda Sukses
Inspiratif! Kompak Nabung Tiga Tahun, Warga Satu RW di Hadipolo Kudus Berangkat Umrah Bareng
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:25 WIB

Papan Ucapan Akrilik Kian Diminati Anak Muda Pati untuk Momen Spesial

Senin, 1 Juni 2026 - 13:54 WIB

Perajin Caping Kalo Kian Langka, Kamto Tetap Bertahan di Tengah Keterbatasan

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:47 WIB

Menuju Kudus Sehat, Bupati Pimpin Gerakan Berangkat Kerja Naik Bersepeda

Sabtu, 27 Desember 2025 - 23:54 WIB

Dari Dapur Catering ke Galeri Pernikahan, Ayu dan Agustiar Wujudkan Mimpi Lewat Zivana Wedding Organizer

Senin, 8 Desember 2025 - 22:15 WIB

Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Solo, Bellinda Birton Ditunjuk Jadi Penasihat Pakubuwono XIV

Berita Terbaru