Manfaatkan Pekarangan Sempit, Warga Wergu Wetan Ciptakan Kebun Keluarga Produktif

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Chotimah, warga Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus memanfaatkan lahan sempit untuk kebun sayuran. (Foto: JP)

Siti Chotimah, warga Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus memanfaatkan lahan sempit untuk kebun sayuran. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Keterbatasan lahan yang dialami masyarakat perkotaan kini mendorong kreativitas dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga.

Upaya ini tidak hanya bertujuan menghemat biaya belanja kebutuhan dapur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, serta kelestarian lingkungan sekitar.

Gerakan memanfaatkan pekarangan rumah tersebut telah dilakukan oleh Siti Chotimah, warga RT 03/RW 03 Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Area samping dan depan rumahnya dipenuhi pot-pot tanaman berbagai jenis sayuran dan tanaman herbal.

Beragam tanaman tumbuh subur di pekarangan rumah Siti, mulai dari cabai, kangkung, terong, tomat, hingga empon-empon. Penataan tanaman dilakukan secara sederhana namun rapi, sehingga pekarangan tampak hijau dan menyejukkan mata.

“Kreativitas memang dibutuhkan. Kalau tidak punya pot, bisa memanfaatkan botol bekas air mineral. Dengan menanam sayuran, buah, dan tanaman lainnya di rumah bisa menyejukkan mata, mengurangi jejak karbon, meningkatkan kualitas udara, sekaligus memperindah lingkungan,” jelas Siti.

Baca Juga :  Rumah Warga Sambung Undaan Dilempari Bom Molotov, Ternyata Ini Penyebabnya

Menurutnya, meski luas pekarangan terbatas, tanaman tetap bisa tumbuh subur dengan perawatan sederhana. Salah satu caranya adalah memanfaatkan limbah rumah tangga, seperti cangkang telur, yang digunakan sebagai nutrisi kalsium bagi tanaman.

Siti mengaku sudah beberapa kali memanen hasil kebunnya.

“Saya sudah berkali-kali panen cabai, meski tidak sampai berkilo-kilogram tapi cukup untuk mengisi dapur. Kangkung juga memetik sendiri, tomat baru saja saya panen. Ada cabai keriting merah, cabai hijau, dan lainnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan pekarangan rumah dapat menjadi sumber pangan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Selain sayuran, tanaman empon-empon seperti jahe, serai, dan kunci juga bermanfaat sebagai obat herbal.

Menurutnya, memulai dari hal kecil dan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada merupakan langkah mudah namun berdampak besar bagi keluarga. (J05/A01)

Berita Terkait

Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat
Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus
Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti
Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan
Kelas Kreatif di Perpusda Kudus, Kawat Bulu Disulap Jadi Bunga Lily
Kudus Satu-satunya di Eks Karesiden Pati yang Aktifkan Komunitas Perempuan Berkebaya, Pesan Endhah Endhayani di Hari Kartini
Penjualan Janur di Depan Pasar Bitingan Kudus Jelang Lebaran Ketupat Laris Manis
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WIB

Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan

Berita Terbaru