Lestarikan Kekayaan Budaya, Kudus Punya 52 Satgas Adat Istiadat

- Jurnalis

Jumat, 4 November 2022 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas PMD Kabupaten Kudus, Lilik Ngesti W. (Foto:Jurnalpantura.id)

Kabid Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas PMD Kabupaten Kudus, Lilik Ngesti W. (Foto:Jurnalpantura.id)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus tengah gencar membentuk Satuan Tugas (Satgas) Adat Istiadat di Kudus. Hal itu dimaksudkan untuk melestarikan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat yang ada di Kota Kretek.

Pembentukan Satgas Adat Istiadat di Kudus ini pun merujuk pada Permendagri Nomor 25 Tahun 2007 tentang pelestarian dan pengembangan adat istiadat serta nilai sosial budaya masyarakat.

Di samping itu, kelembagaan desan dinamis dan budaya desa adaptif ini juga dibentuk berdasar pada Permendagri Nomor 18/2018 tentang pedoman pelestarian budaya. Serta Perbup Kudus Nomor 43 Tahun 2019, pelestarian dan pengembangan adat istiadat serta nilai sosial budaya masyarakat di Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas PMD Kudus, Adi Sadhono melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Lilik Ngesti W menjelaskan bahwa adat istiadat berfungsi untuk mewujudkan nilai sosial budaya ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Adat istiadat adalah serangkaian tingkah laku yang terlembaga, dan mentradisi dalam masyarakat yang berfungsi mewujudkan nilai sosial budaya ke dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Sedangkan nilai sosial budaya masyarakat memiliki arti konsepsi idealis tentang baik buruk dan benar salah mengenai hakikat hidup manusia dalam lingkup hubungan manusia dengan pencipta dan sesama manusia.

‘’Serta mengenai alam, dimensi ruang dan waktu, serta dalam memaknai hasil karya mereka,’’ paparya.

Baca Juga :  Kirab Budaya di Karangrowo Kudus: Simbol Syukur dan Persatuan Warga

Menurut penuturan Lilik, program Satgas Adat Istiadat di Kudus diperuntukkan supaya menjaga keberadaan dan keberlanjutan nilai-nilai luhur masyarakat di era globalisasi. Adapun tujuannya, yaitu menanamkan nilai luhur budaya bangsa dalam kepribadian dan tingkah laku masyarakat.

‘’Semua itu guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah,’’ tuturnya.

Lilik juga menjelaskan bagaimana nanti Stags Adat Istiadat menjalankan tugasnya untuk kemajuan Kota Kretek. Di antaranya, melakukan identifikasi dan inventarisasi adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat.

Kemudian, menyiapkan data dan informasi tentang keadaan maupun perkembangan berbagai kegiatan terkait pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat.

Untuk diketahui, jumlah Satgas Adat Istiadat yang sudah terbentuk di Kabupaten Kudus ada sebanyak 52 satgas. Jumlah tersebut berada di dua wilayah kecamatan, yang tersebar di 46 desa dari 123 desa dan 4 kelurahan dari 9 kelurahan di Kudus.

“52 Satgas Adat Istiadat yang sudah ada di Kabupaten itu tercatat dalam data per-Oktober 2022 kemarin,” katanya.

Satgas yang ada pun sudah melakukan inventarisasi dan identifikasi adat istiadat dan nilai sosial budaya. Hasilnya, untuk adat istiadat yang sudah terinventarisir sebanyak 384 dan 58 terindetifikasi. Sedangkan untuk nilai sosial budaya, yang sudah terinventarisi sebanyak 96 dan 6 terindentifikasi. (J05/A01)

Berita Terkait

Giring Ganesha Jadi Fotografer Dadakan, Abadikan Penampilan Istri Kenakan Kebaya Kudus dan Caping Kalo
Caping Kalo Nyaris Punah, Kementerian Kebudayaan Siap Kawal Jadi WBTB
670 Penari Lajur Caping Kalo Ukir Rekor MURI Dunia, Budaya Kudus Makin Dikenal
Puluhan Pecahan Mustaka Masjid Kuno Ditemukan di Kudus, Diperkirakan Berusia 400 Tahun
Karnaval Budaya Semarakkan Hari Jadi Kudus ke-477, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Simpang Tujuh
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Panggung Drama Musikal De Kretek Koning Ceritakan Perjuangan Nitisemito Menjadi Raja Kretek
Sandhivarta Patiayam Kembali Digelar, Pemkab Kudus Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:29 WIB

Giring Ganesha Jadi Fotografer Dadakan, Abadikan Penampilan Istri Kenakan Kebaya Kudus dan Caping Kalo

Sabtu, 26 September 2026 - 11:55 WIB

Caping Kalo Nyaris Punah, Kementerian Kebudayaan Siap Kawal Jadi WBTB

Sabtu, 26 September 2026 - 11:12 WIB

670 Penari Lajur Caping Kalo Ukir Rekor MURI Dunia, Budaya Kudus Makin Dikenal

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Puluhan Pecahan Mustaka Masjid Kuno Ditemukan di Kudus, Diperkirakan Berusia 400 Tahun

Minggu, 13 September 2026 - 01:20 WIB

Karnaval Budaya Semarakkan Hari Jadi Kudus ke-477, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Simpang Tujuh

Berita Terbaru