Kudus Sumbang Penerimaan Negara di Cukai Rp43 Triliun, Bupati Sam’ani Usulkan Bagi Hasil Rp1 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Kudus Sam'ani saat menyambut kedatangan Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa. (Foto: JP)

Foto Bupati Kudus Sam'ani saat menyambut kedatangan Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengusulkan agar alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk Kabupaten Kudus ditingkatkan menjadi Rp1 triliun.

Usulan tersebut disampaikan mengingat besarnya kontribusi daerah berjuluk Kota Kretek ini terhadap penerimaan negara, yakni mencapai Rp43 triliun per tahun dari sektor cukai.

Permintaan tersebut diungkapkan saat menerima kunjungan kerja Komisi XI DPR RI bersama perwakilan Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Desa Megawon, Kecamatan Jati, Selasa (15/4/2025).

Rombongan dari pusat tersebut berkesempatan meninjau langsung aktivitas produksi di sejumlah gudang rokok di kawasan APHT, termasuk berdialog dengan para pekerja penggiling rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa, mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan menyelaraskan berbagai program di sektor cukai, sekaligus menyerap aspirasi dari pemerintah daerah dan para pekerja industri tembakau.

“Kunjungan ini sangat penting karena bertujuan untuk membangun komunikasi antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Mantan Bupati Kudus dua periode itu menyatakan, pihaknya menyambut positif aspirasi yang disampaikan Bupati Sam’ani. Apalagi, berdasarkan data yang diterima, kontribusi cukai dari Kudus cukup besar, tetapi porsi dana bagi hasil yang diterima daerah dinilai belum sebanding.

Baca Juga :  Ini Kata Dosen Psikologi UMK Soal Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Kudus

“Target penerimaan cukai di Kudus mencapai Rp43 triliun, tetapi daerah hanya mendapat DBHCHT sekitar Rp200 miliar. Tentu ini menjadi catatan dan akan kami koordinasikan lebih lanjut di tingkat pusat. Kami akan mendukung aspirasi ini,” tegas Musthofa.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani menekankan bahwa usulan peningkatan DBHCHT hingga Rp1 triliun merupakan bentuk permintaan yang wajar, mengingat kontribusi besar Kabupaten Kudus terhadap pendapatan negara.

“Dengan pendapatan cukai dari Kudus sebesar Rp43 triliun, kami berharap pembagian dana bagi hasil bisa lebih proporsional. Minimal Kudus mendapat Rp1 triliun,” kata Sam’ani.

Selain kontribusi pada penerimaan negara, Sam’ani juga menyoroti peran besar industri rokok di Kudus dalam menyerap tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, menurutnya, peningkatan dana DBHCHT akan sangat membantu daerah dalam memperkuat sektor kesehatan, kesejahteraan masyarakat, hingga pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal.

“Pembagian DBHCHT sudah memiliki dasar hukum. Maka dari itu, kami harap pemerintah pusat bisa mengkaji kelayakan usulan ini secara objektif dan menyeluruh,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Edukasi Pinjol dan Judi Online, Musthofa Usulkan Perbup untuk Kudus
Dorong UMKM Lebih Kompetitif, BRI Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Tempuran
Pencairan ADD di Kudus Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran, untuk Gajian Kades hingga Honor RT
PPPK Paruh Waktu di Kudus Bakal Nikmati THR, Pemkab Siapkan Sedikitnya Rp 3 Miliar
Tepis Kabar Miring, BRI Kudus dan Panitia Dandangan Tegaskan Tak Ada Jual-Beli Data Pedagang
Wacana Pemangkasan Dana Desa 2026, Kades di Kudus Khawatir Pembangunan Terhambat
Denny Rumba Tagih Janji Bonus Persiku: Rp500 Juta Baru Cair Rp100 Juta
Pemkab Kudus Salurkan Dana Banpol Rp2,5 M untuk 10 Parpol, Bupati: Gunakan Secara Akuntabel
Berita ini 878 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Edukasi Pinjol dan Judi Online, Musthofa Usulkan Perbup untuk Kudus

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:26 WIB

Dorong UMKM Lebih Kompetitif, BRI Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Tempuran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:23 WIB

Pencairan ADD di Kudus Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran, untuk Gajian Kades hingga Honor RT

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:08 WIB

PPPK Paruh Waktu di Kudus Bakal Nikmati THR, Pemkab Siapkan Sedikitnya Rp 3 Miliar

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:04 WIB

Tepis Kabar Miring, BRI Kudus dan Panitia Dandangan Tegaskan Tak Ada Jual-Beli Data Pedagang

Berita Terbaru