Jurnalpantura.id, Kudus – Semangat menjaga kerukunan antarumat beragama dan kepedulian terhadap lingkungan digaungkan warga Desa Getaspejaten melalui kirab sedekah bumi tahun 2026 yang digelar pada Ahad 17 Mei 2026.
Tradisi tahunan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai unsur di desa setempat.
Kegiatan kirab menjadi puncak rangkaian sedekah bumi yang sebelumnya diawali doa bersama di punden desa serta kenduri warga di balai desa. Warga tampak antusias mengikuti arak-arakan budaya yang berjalan menyusuri wilayah desa.
Kepala Desa Getaspejaten, Kusnadi, mengatakan tema yang diangkat tahun ini adalah “Rukun ing Agama Lestari ing Lingkungan lan Budaya Desa”.
Tema tersebut dipilih sebagai ajakan kepada masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya lokal, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat hidup rukun tanpa membedakan agama, sekaligus bersama-sama menjaga budaya dan lingkungan desa,” ujarnya.
Sebanyak 27 peserta ikut ambil bagian dalam kirab sedekah bumi tersebut. Peserta berasal dari lembaga pendidikan, kelompok warga, hingga perwakilan tiap RW yang menampilkan beragam kreasi budaya dan hasil bumi.
Untuk menambah semarak acara, panitia juga menyiapkan penghargaan bagi peserta terbaik. Hadiah diberikan kepada juara satu, dua, dan tiga, serta penghargaan harapan bagi perwakilan RW yang berpartisipasi dalam kirab.
Kusnadi menjelaskan, pelaksanaan kegiatan sebagian besar dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Pemerintah desa memberikan dukungan berupa konsumsi dan makanan ringan bagi warga yang terlibat selama acara berlangsung.
Menurutnya, meski kondisi ekonomi masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih, semangat gotong royong warga tetap tinggi dalam menyukseskan tradisi tahunan tersebut.
“Harapan kami seluruh warga Desa Getaspejaten tetap kompak, rukun, dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju,” katanya.
Selain menjadi tradisi budaya, sedekah bumi juga diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama,” pungkasnya. (J02/A01)










