Gua Wareh Jadi Favorit Wisata Murah di Sukolilo, Pengunjung Nikmati Kesegaran Mata Air Pegunungan Kendeng

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gua Wareh di Kabupaten Pati (Foto:JP)

Gua Wareh di Kabupaten Pati (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Pati – Wisata alam Gua Wareh di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.

Berada di kaki Pegunungan Kendeng, objek wisata ini menawarkan suasana sejuk, mata air jernih, serta pemandangan alam yang asri.

Gua Wareh memiliki luas sekitar 4,5 hektare dengan lorong gua sepanjang kurang lebih 100 meter dan sungai bawah tanah yang mengalir di dalamnya. Selain menjadi destinasi wisata, sumber mata air di kawasan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

Karji (56), warga setempat, mengatakan jumlah pengunjung di Gua Wareh cenderung fluktuatif. Namun, saat musim liburan maupun akhir pekan, kawasan wisata tersebut biasanya dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

“Kadang ramai, kadang sepi. Kalau musim liburan biasanya lebih ramai,” ujarnya.

Menurut Karji, pengunjung yang datang hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Sebagian besar wisatawan memanfaatkan lokasi tersebut untuk bermain air atau sekadar bersantai menikmati suasana alam.

Baca Juga :  Cuaca Akhir Pekan di Pati Diprakirakan Cerah Berawan, Warga Diimbau Tetap Waspada

Sementara itu, Eva (16), warga Desa Kedumulyo, menuturkan keramaian pengunjung paling sering terjadi pada Jumat sore dan Minggu pagi.

“Kalau hari Minggu biasanya ramai sejak pagi, sedangkan Jumat ramai saat sore hari,” katanya.

Eva mengaku memilih berkunjung ke Gua Wareh karena suasananya yang sejuk serta biaya wisata yang terjangkau. Menurutnya, pengunjung umumnya datang untuk berenang, mandi di sumber mata air, atau sekadar nongkrong bersama teman-teman.

“Tempatnya sejuk dan murah. Biasanya ke sini buat berenang, mandi, atau sekadar nongkrong,” tuturnya.

Keberadaan mata air yang jernih dan segar menjadi daya tarik utama Gua Wareh. Wisatawan dapat bermain air di kolam alami yang berasal langsung dari sumber Pegunungan Kendeng. Kondisi alam yang masih asri juga menjadikan lokasi ini sebagai salah satu destinasi wisata andalan di wilayah selatan Kabupaten Pati.

Selain menjadi tempat rekreasi, Gua Wareh juga termasuk salah satu atraksi unggulan di Desa Wisata Kedumulyo yang masuk dalam jajaran desa wisata Kabupaten Pati. (J07/A01)

Berita Terkait

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan
Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour
Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah
Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027
Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco
Investor Siap Kelola Sebagian Kawasan Museum Kretek Kudus, PKL Akan Ditata
Pemkab Kudus Kaji Ulang Sewa Museum Kretek, Hanya Sejumlah Wahana Dibuka untuk Investor
Gantikan Taman Ria Colo, D’tjolo Eco Park Padukan Taman Bunga, Wahana, dan Area Camping
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour

Senin, 28 September 2026 - 13:51 WIB

Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027

Rabu, 23 September 2026 - 14:22 WIB

Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco

Berita Terbaru