GKMI Tanjungkarang Gelar Prosesi Jalan Salib Pertama di Kudus, 200 Jemaat Ikut Terlibat

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

prosesi visualisasi jalan salib dalam rangka peringatan Jumat Agung di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tanjungkarang pada Jumat (18/4/2025) sore. (Foto: J05)

prosesi visualisasi jalan salib dalam rangka peringatan Jumat Agung di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tanjungkarang pada Jumat (18/4/2025) sore. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Suasana haru menyelimuti halaman Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tanjungkarang pada Jumat (18/4/2025) sore. Untuk pertama kalinya di Kudus, gereja tersebut menggelar prosesi visualisasi jalan salib dalam rangka peringatan Jumat Agung.

Sekitar 200 jemaat ambil bagian dalam prosesi ini, menempuh jarak sekitar 500–600 meter dari belakang gereja hingga ke jalan raya, lalu kembali ke gereja.

Ketua Majelis GKMI Tanjungkarang, Boedi Poedjiono, menyampaikan bahwa visualisasi ini bertujuan menghidupkan kembali makna penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus di hari Jumat Agung.

Boedi berharap melalui visualisasi ini, para jemaat bisa lebih memahami dan merasakan secara emosional kisah penyaliban yang selama ini hanya didengar melalui cerita atau bacaan.

“Ini bentuk perenungan atas penderitaan Yesus dalam menebus dosa umat manusia. Lewat prosesi ini, kita ingin jemaat benar-benar bisa menangkap betapa luar biasanya pengorbanan Tuhan Yesus,” ungkap Boedi.

Prosesi jalan salib dimulai dengan adegan pengadilan oleh Pontius Pilatus, dilanjutkan dengan adegan Yesus memikul salib hingga ke “Bukit Golgota” versi gereja, tempat simbolis penyaliban.

Semua adegan dimainkan oleh jemaat dengan penuh penghayatan, memberikan gambaran nyata penderitaan yang dialami Yesus.

Baca Juga :  Resmi Jadi Polsek Kudus, Pelayanan dan Profesionalisme Jadi Prioritas
prosesi visualisasi jalan salib dalam rangka peringatan Jumat Agung di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tanjungkarang pada Jumat (18/4/2025) sore. (Foto: J05)

“Kita ingin umat benar-benar mengerti penderitaan Tuhan Yesus, dalam penebusan dosa setiap manusia. Jadi kita ingin ekspor dan visualisasikan, kalau sementara ini kan hanya tulisan, cerita, tetapi ini dalam bentuk visualisasi. Supaya kita bisa menangkap dengan persis seperti apa penderitaan yang dialami,” ungkapnya.

Pendeta muda GKMI Tanjungkarang, Hendrajaya, mengatakan bahwa kegiatan ini juga membawa pesan spiritual yang dalam bagi jemaat, terutama generasi muda.

Ia menyebut bahwa prosesi ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk kembali merenungkan makna pengorbanan dan pentingnya pertobatan.

“Ketika umat menyaksikan bagaimana Yesus menderita, mereka diingatkan kembali bahwa semua itu dilakukan demi penebusan dosa. Jumat Agung menjadi ajakan bagi kita semua untuk bertobat dan memperbarui hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendrajaya menjelaskan bahwa suasana Jumat Agung yang penuh keheningan akan berganti dengan sukacita pada Minggu Paskah. Dalam perayaan tersebut, jemaat akan diajak merayakan kebangkitan Kristus melalui berbagai kegiatan seperti tarian dan perjamuan kudus. (J05/A01)

Berita Terkait

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat
Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati
Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik
Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban
Carut Marut Kasus Ponpes Al Chalimi, Kemenag Kudus Pastikan Santri Masih Aktif Peroleh Hak Pendidikan
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal
Pantauan di MAN 2 Kudus: Hilal Tak Terlihat, Penetapan Ramadan Tunggu Pemerintah
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:50 WIB

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:47 WIB

Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:11 WIB

Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Dokter Hewan Disiagakan Untuk Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru