Jurnalpantura.id, Kudus – Sebuah video memperlihatkan dua pemuda berjalan jongkok sambil membawa kantong plastik hitam serta keduanya disuruh push up menjadi perbincangan hangat di media sosial dan grup-grup WhatsApp.
Aksi tersebut bukan tanpa sebab, keduanya diketahui baru saja tertangkap basah membuang sampah sembarangan di kawasan Balai Jagong Kudus pada Jumat (18/4/2025) dini hari.
Dalam video yang direkam warga, tampak dua pemuda itu kesulitan berjalan dengan posisi jongkok sambil mengangkut kantong besar berisi sampah. Suara perekam turut terdengar menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk sanksi spontan karena mereka tertangkap membuang sampah tidak pada tempatnya.
“Buang sampah liar bukan pada tempatnya di malam hari. Tertangkap basah di area Balai Jagong Kudus, Jawa tengah, ” ucap si perekam dalam video tersebut.
Ia juga menyebut bahwa peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi. Kawasan Balai Jagong memang kerap menjadi sasaran pembuangan sampah liar, terutama pada malam hari. Pagi harinya, petugas kebersihan dari dinas terkait harus berjibaku membersihkan tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik.
“Penangkapan yang kedua, penangkapan yang kedua,” kata si perekam sambil terus mengikuti gerak dua pemuda tersebut.
Dalam video yang beredar, dua pemuda yang tertangkap tersebut mengaku berasal dari wilayah Mejobo, Kudus. Mereka tak bisa mengelak saat aksinya dipergoki dan langsung diberikan ‘hukuman sosial’ dengan berjalan jongkok sambil membawa sampah yang mereka bawa dan push up.
Fenomena ini menambah deretan permasalahan pengelolaan sampah di Kudus. Warga berharap, ada solusi konkret dari pihak terkait agar kebiasaan buang sampah sembarangan tak terus terjadi dan mencemari ruang publik seperti Balai Jagong. (J02/A01)










