Capaian Masih 54 Persen, Disbudpar Kudus Genjot PAD Pariwisata di Tengah Persaingan Destinasi Baru

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu Masuk wisata Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: J02)

Pintu Masuk wisata Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Kudus hingga Agustus 2025 tercatat baru mencapai Rp 2,1 miliar atau sekitar 54,74 persen dari target sebesar Rp 3,8 miliar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah menyampaikan, rendahnya capaian PAD sektor pariwisata disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya pembatasan kegiatan rekreasi sekolah.

Selain itu, munculnya berbagai destinasi wisata baru di daerah-daerah lain turut memengaruhi minat kunjungan ke Kabupaten Kudus yang belum optimal sepanjang tahun ini.

“Memang kalau kita lihat dari kunjungan, ada sekolah yang tidak boleh rekreasi. Lalu, tumbuh destinasi baru yang tidak hanya di Kudus tapi menyebar di seluruh daerah,” ujar Mutrikah.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menyebabkan destinasi wisata di Kudus harus berkompetisi lebih ketat untuk menarik wisatawan.

Adapun PAD pariwisata yang terkumpul hingga Agustus 2025 berasal dari lima sumber pendapatan. Pendapatan terbesar berasal dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga yang mencapai Rp 1,5 miliar.

Sementara itu, retribusi pemanfaatan daerah menyumbang Rp 205,4 juta, retribusi tempat khusus parkir Rp 194,5 juta, dan retribusi tempat penginapan atau vila juga sebesar Rp 194,5 juta.

Baca Juga :  Pelari Jatim Berhasil Juarai Relay Maraton

Sumber pendapatan lainnya, yakni dari denda retribusi, hanya menyumbang Rp 568 ribu.

“PAD sektor pariwisata pada tahun ini sebesar Rp 3,8 miliar, sesuai dengan APBD Perubahan 2025,” tandasnya.

Untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah daerah melalui perbaikan fasilitas dan pelayanan di lokasi wisata.

Salah satu contoh peningkatan layanan tersebut adalah di Taman Krida Kudus, yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan daerah.

Mutrikah menjelaskan, pihaknya melakukan berbagai pembenahan di taman tersebut, mulai dari perawatan pohon hingga perbaikan fasilitas penunjang kegiatan masyarakat.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan minat kunjungan dan memberikan pengalaman yang lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Tingkat kunjungan semakin meningkat. Kadang masyarakat atau organisasi tertentu tidak kita tarik (retribusi), melihat kepentingannya seperti apa. Tapi kita berusaha agar Taman Krida dikunjungi dan menghasilkan PAD juga,” jelasnya.

Ia menambahkan, fasilitas untuk anak-anak, ruang pertemuan, hingga hall untuk kegiatan pernikahan juga terus dibenahi agar taman tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. (J05/A01)

Berita Terkait

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan
Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour
Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah
Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027
Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco
Investor Siap Kelola Sebagian Kawasan Museum Kretek Kudus, PKL Akan Ditata
Pemkab Kudus Kaji Ulang Sewa Museum Kretek, Hanya Sejumlah Wahana Dibuka untuk Investor
Gantikan Taman Ria Colo, D’tjolo Eco Park Padukan Taman Bunga, Wahana, dan Area Camping
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour

Senin, 28 September 2026 - 13:51 WIB

Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027

Rabu, 23 September 2026 - 14:22 WIB

Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco

Berita Terbaru