Jurnalpantura.id, Kudus – Bencana alam kembali melanda wilayah Kabupaten Kudus. Kali ini, angin kencang yang menyertai hujan deras menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus pada Senin 08/12/2025 malam.
Kepala Pelaksana (Kalakhar) BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, melalui Kasie Kedaruratan, Munaji, membenarkan kejadian rusaknya beberapa rumah warga Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Menurut laporan BPBD, hujan dengan intensitas sedang mulai turun di wilayah Kecamatan Undaan sekitar pukul 19.00 WIB.
“Namun, menjelang pukul 19.30 WIB, intensitas hujan meningkat drastis disertai dengan angin kencang yang kuat,” kata Munaji.
Pusat dampak terparah berada di Desa Medini, Kecamatan Undaan. Hantaman angin ini menyebabkan beberapa atap rumah warga, baik berupa genteng maupun seng, mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.
”Banyak rumah warga di Medini yang atapnya rusak. Baik atap dari genteng ataupun seng,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Kudus, setidaknya enam rumah di Desa Medini mengalami kerusakan akibat bencana ini. Kerusakan didominasi oleh lepas atau pecahnya genteng dan terlepasnya lembaran seng.
Berikut adalah rincian data rumah yang terdampak di Desa Medini, diantaranya di Gang 8 yakni Mulyono 30 genteng, Sugirah 6 lembar Seng, Ahmad Safii 160 genteng, Tohir 40 genteng dan Bukori 30 genteng.
Sementara di Gang 11 hanya rumah Kamiran dengan 30 genteng.
“Satu dapur atas nama Sugirah dilaporkan roboh dan membutuhkan bantuan 6 lembar seng,” terang Munaji.
BPBD Kudus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera memberikan bantuan material dan melakukan pendataan lebih lanjut guna memastikan tidak ada korban jiwa dan semua warga mendapatkan bantuan yang diperlukan. (J02/A01)










