Akibat Dipakai Mangkal, Jl Kyai Telingsing Sering Macet

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2019 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan angkot dan Mobil peziarah sering mangkal di Jl kyai Telingsing (Foto:Aik)

Belasan angkot dan Mobil peziarah sering mangkal di Jl kyai Telingsing (Foto:Aik)

Jurnalpantura.id, Kudus – Tak memiliki tempat untuk mangkal, setiap harinya belasan angkot dan mobil pengangkut peziarah memadati bahu jalan di Jl Kyai Telingsing, bahkan kadang angkot trayek Terminal Jati – Singocandi ikut-ikutan mangkal di lokasi tersebut.

Keberadaan angkot menara dan parkir liar di kawasan tersebut, tak ayal kerap memicu terjadinya kemacetan panjang pada jam-jam tertentu. Seperti jam berangkat sekolah/kerja, jam pulang sekolah, dan jam pulang kerja.

Menanggapi hal ini, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Putut Sri Kuncoro menyatakan jika saat ini pihaknya belum bisa menyediakan lahan untuk tempat mangkal trayek Terminal Jati – Singocandi. Sehingga sementara waktu, pihaknya membiarkan angkot-angkot itu untuk mangkal di sana.

“Mau dimana lagi, memang lokasi yang memungkinkan di Jalan Kyai Telingsing itu,” ujarnya.

Menurut Putut, sumber kemacetan di Kawasan Wisata Religi Sunan Kudus bukan berasal dari angkot menara. Melainkan dari banyaknya parkir liar yang beroperasi di sana.

Baca Juga :  Rekayasa Lalu Lintas Kirab Bwee Gee, Satlantas Polres Kudus Siapkan Skema Pengaturan Arus

“Kalau cuma angkot parkir di sana, saya rasa tidak akan semrawut dan lalu lintas tetap lancar,” lanjut dia.

Meski begitu, Putut mengaku pihaknya terus berupaya agar angkot menara dapat mendapatkan tempat mangkal yang layak. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar Menara.

Mengingat sebelumnya, Pemkab menafaatkan Taman Menara sebagai tempat mangkal angkot tersebut. Namun setelah taman tersebut dirombak sebagai pusat oleh-oleh khas Kudus. Para sopir angkot tidak dapat memarkirkan lagi kendaraannya di tempat itu.

Untuk itu dia berharap, Taman Menara dapat dikembalikan lagi peruntukannya seperti dulu.

“Kita sudah berupaya, mengembalikan pangkalan angkot pink ke Taman Menara. Hanya saja kami belum memperoleh solusi terbaik. Karena Taman Menara kini dikelola oleh Dinas Perdagangan,” tukasnya. (J12/A01)

Berita Terkait

Rekayasa Lalu Lintas Karnaval Budaya dan Car Free Night Hari Jadi ke-477 Kudus, Ini Rute dan Titik Penutupannya
Satlantas Polres Kudus Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Haul Akbar Kudus 2026
Rekayasa Arus Lalu Lintas Diterapkan Saat Kenduren Massal di Taman Menara Kudus
Pemkab Kudus Kucurkan Rp900 Juta untuk Tambah Jalur Sepeda di Kawasan Kota
Dishub Kudus Mulai Pasang Guardrail di Jalur Jurang Rahtawu dan Glagah Kulon
Operasi Patuh Candi Segera Digelar, Seluruh Personel Satlantas Kudus Dinyatakan Siap
Jalan Pati–Juwana Lumpuh, Antrean Kendaraan Mengular hingga Berjam-jam
Satlantas Polres Kudus Siapkan Pengalihan Arus Saat Festival Tari Caping Kalo
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:49 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Karnaval Budaya dan Car Free Night Hari Jadi ke-477 Kudus, Ini Rute dan Titik Penutupannya

Sabtu, 5 September 2026 - 14:45 WIB

Satlantas Polres Kudus Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Haul Akbar Kudus 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Rekayasa Arus Lalu Lintas Diterapkan Saat Kenduren Massal di Taman Menara Kudus

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:13 WIB

Pemkab Kudus Kucurkan Rp900 Juta untuk Tambah Jalur Sepeda di Kawasan Kota

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:23 WIB

Dishub Kudus Mulai Pasang Guardrail di Jalur Jurang Rahtawu dan Glagah Kulon

Berita Terbaru