PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati Senilai Rp 840 Juta

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Djarum menyerahkan manfaat program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) kepada warga penerima di Kabupaten Pati, Rabu (21/10/2026). Sebanyak 12 rumah di Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu, dan Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, direnovasi dan dibangun ulang dengan total bantuan mencapai Rp840 juta. Foto: PT. Djarum

PT Djarum menyerahkan manfaat program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) kepada warga penerima di Kabupaten Pati, Rabu (21/10/2026). Sebanyak 12 rumah di Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu, dan Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, direnovasi dan dibangun ulang dengan total bantuan mencapai Rp840 juta. Foto: PT. Djarum

Jurnalpantura.id, Pati – PT Djarum merampungkan renovasi dan bangun ulang 12 rumah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) senilai tak kurang dari Rp840 juta.

12 rumah tersebut terbagi dari tujuh rumah di Desa Purwosari, Kec. Tlogowungu dan lima di Cengkalsewu, Kec. Sukolilo. Setiap rumah mendapatkan bantuan renovasi dan dibangun ulang berkisar Rp70 juta. 

Acara seremonial serah terima manfaat berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati pada Rabu (21/10) dengan dihadiri oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, serta perwakilan kecamatan dan desa penerima manfaat.

Salah satu penerima bantuan, Syaiful Anam, warga Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah mengucap syukur.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjahit itu mengaku sudah bertahun-tahun tinggal bersama istri dan satu anaknya dalam kondisi rumah kurang nyaman dengan atap rusak, lantai beralas tanah, dan tembok yang terbuat dari anyaman bambu. 

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Ketika pertama kali mendapat kabar rumah kami mau direnovasi, saya sudah sangat senang. Sampai akhirnya selesai, pastinya makin senang. Sebelum ini kondisi rumahnya kalau hujan ya bocor. Tembok rumah saya itu masih dari gedek (anyaman bambu) lantainya masih tanah. Kalau lagi panas ya sumuk (gerah), kalau hujan itu bocor. kadang-kadang ada ular masuk lewat belakang,” ungkapnya. 

“Dulu anak saya kalau siang jarang tidur karena panas. Tapi sekarang lantainya sudah keramik, dindingnya sudah bataan, atapnya sudah bagus. Sekarang sudah nyaman, anak bisa tidur tenang, lebih enak,  lebih layaklah untuk keluarga. Sudah permanen. Terima kasih PT Djarum, Semoga program ini terus berjalan sehingga semakin banyak keluarga yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya,” imbuh Anam. 

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh PT Djarum melalui program Rumah Sederhana Layak Huni di Kabupaten Pati. Ia berharap inisiatif tersebut dapat terus berlanjut dan mendorong banyak pihak untuk ikut terlibat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi dengan para stakeholder menjadi salah satu kunci untuk memperluas manfaat program sosial agar dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Djarum atas kepeduliannya kepada masyarakat Pati melalui program Rumah Sederhana Layak Huni. Bantuan ini merupakan suatu anugrah yang sangat berarti bagi para penerima manfaat. PT Djarum sudah berkontribusi besar pada masyarakat Pati. Dengan penuh rasa syukur kami ucapkan terima kasih mewakili masyarakat yang sudah mendapatkan RSLH. Banyak daerah kami yang rumahnya masih harus diperbaiki, tentu dengan hadirnya PT Djarum di Pati ini sangat membantu kami. Kami harap kerjasamanya yang terjalin tidak hanya di program RSLH ini, tapi juga di bidang lain dan menjadi contoh bagi pihak lain untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Risma Ardhi Chandra. 

Baca Juga :  Eric Thohir Apresiasi Djarum Foundation dalam Mendorong Kemajuan Sepak Bola Putri Indonesia

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan bahwa renovasi dan bangun ulang dilakukan dengan memperhatikan jumlah penghuni di setiap rumah. Dengan begitu, ukuran dan tata ruang mulai dari kamar tidur, dapur, hingga sanitasi disesuaikan agar memberi rasa aman, nyaman, dan sehat. 

“Bagaimanapun juga, rumah merupakan salah satu dari tiga pilar kebutuhan hidup pokok manusia. Kami merasa mereka (penerima manfaat) perlu diberikan tempat yang layak. Karena hal itu berpengaruh terhadap produktivitas, terutama untuk keluarga-keluarga yang masih punya anak kecil. Jadi kami berharap kalau rumahnya sudah dibenahi, kehidupan mereka bisa lebih sejahtera,” katanya.

Sesuai dengan program yang sudah berjalan, Budiharto mengatakan pelaksanaan program RSLH melibatkan sejumlah pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sekitar. Selama pembangunan atau renovasi berlangsung, PT Djarum memberikan bantuan secara menyeluruh sehingga penerima manfaat tidak perlu menanggung biaya pembangunan.

Masyarakat sekitar pun turut dilibatkan untuk memperkuat semangat gotong royong antar warga. 

“Kami juga berharap apa yang kami lakukan ini bisa menjadi satu trigger buat perusahaan-perusahaan lain untuk ikut membantu masyarakat. Karena program ini merupakan salah satu komitmen perusahaan, kami ingin masyarakat sekitar menjadi tumbuh, maju, dan berkembang bersama-sama. Mungkin ini kontribusi kecil kami buat Indonesia, tapi kalau dilakukan secara konsisten, semoga bisa membantu kehidupan masyarakat lebih meningkat sesuai tagline kami, ‘Tumbuh Bersama Indonesia’,” ucapnya. 

Program RSLH menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang lebih layak sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga yang membutuhkan. 

Sepanjang tahun 2026, PT Djarum menargetkan pembangunan dan renovasi sebanyak 492 rumah melalui program serupa di wilayah-wilayah seperti Kudus, Brebes, Wonogiri, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang, dan Temanggung. Sebelum pelaksanaan serah terima 12 rumah di Pati, program ini telah mencatat penyelesaian 292 rumah di Kudus, 10 rumah di Brebes, 12 rumah di Salatiga, 10 rumah di Wonogiri.

Program RSLH sudah berlangsung sejak tahun 2022 sebagai bagian dari komitmen sosial PT Djarum dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Hingga 2025, program ini telah merampungkan renovasi 626 hunian di sejumlah wilayah Jawa Tengah seperti Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, dan Purbalingga. (J02/A01)

Berita Terkait

Tak Lagi Bisa Bekerja, Kusnin Terharu Terima Bantuan Kursi Roda dari TP PKK Kudus
Bupati Kudus: Tunjangan Tokoh Agama dan Bantuan Listrik Rumah Ibadah Lanjut 2027
Wabup Kudus Bellinda Birton Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Maskan di Desa Lau
Pemkab Kudus Beri Tunjangan Rp 1 Juta bagiImam, Khatib, Marbot, dan Tokoh Agama
Khusus Desil 1-4, Lebih dari 1.000 Keluarga di Kudus Berpeluang Dapat Bantuan Modal Usaha Rp 5 Juta
Ada 1.321 Agen Perlinsos di Kudus, Warga Bisa Minta Bantuan Daftar Bansos Gratis
Pendataan Bansos di Kudus Terus Berjalan, 6.218 Warga Sudah Masuk Perlinsos
Polres Kudus Usulkan 548 Jiwa Jadi Peserta BPJS Kesehatan Lewat Program Agen Perlinsos
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Tak Lagi Bisa Bekerja, Kusnin Terharu Terima Bantuan Kursi Roda dari TP PKK Kudus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Bupati Kudus: Tunjangan Tokoh Agama dan Bantuan Listrik Rumah Ibadah Lanjut 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:25 WIB

PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati Senilai Rp 840 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Wabup Kudus Bellinda Birton Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Maskan di Desa Lau

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kudus Beri Tunjangan Rp 1 Juta bagiImam, Khatib, Marbot, dan Tokoh Agama

Berita Terbaru