Jurnalpantura.id, Kudus – Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kudus mulai memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal.
Sejak November 2025 hingga awal September 2026, transaksi produk yang dipasarkan melalui galeri tersebut telah mencapai sekitar Rp65 juta.
Ketua Dekranasda Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku UMKM yang selama ini tergabung dalam wadah Dekranasda.
Menurutnya, angka transaksi itu menunjukkan produk lokal memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan.
“Sudah lumayan untuk nilai transaksi kita, setiap ada kegiatan kunjungan memang kita arahkan untuk ke sana (Dekranasda),” ujar Endhah, Selasa, 15/9/2026.
Saat ini, Galeri Dekranasda Kudus menampilkan lebih dari 300 produk UMKM. Beragam produk khas Kota Kretek tersebut meliputi sektor kuliner, ekonomi kreatif, fashion, hingga berbagai jenis aksesori.
Meski terbuka bagi produk UMKM lokal, Endhah menyebut terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum produk dapat dipasarkan di galeri.
Pelaku usaha setidaknya harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sedangkan produk makanan diwajibkan mengantongi sertifikat halal.
“Karena galeri kita memang terbatas jadi memang harus ketat, ini juga untuk mem-branding UMKM Kudus,” terangnya.
Untuk membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan tersebut, Dekranasda Kudus juga membuka ruang fasilitasi pengurusan NIB maupun sertifikasi halal.
Selain itu, sejumlah program pelatihan disiapkan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus kemampuan pelaku usaha dalam memperluas pasar.
Materi pelatihan nantinya lebih diarahkan pada pengemasan produk agar terlihat semakin menarik. Pelaku UMKM juga akan mendapatkan pembekalan terkait pemasaran, mulai dari teknik pengambilan foto produk hingga pemanfaatan digital marketing.
“Kita juga ada website untuk produk UMKM yang masuk dekranasda, jadi dunia bisa melihat produk-produk kita dan langsung memesan di situ. Nanti kalau ada pesanan bisa langsung tersambung dengan pelaku usaha yang bersangkutan,” jelas Endhah.
Kesempatan promosi bagi UMKM Kudus kembali terbuka melalui Kudus Expo UMKM yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Kudus ke-477 pada 18–20 September 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh.
Dekranasda memastikan para pelaku UMKM binaannya turut dilibatkan dalam berbagai agenda pameran dan kegiatan ekonomi kreatif. (J05/A01)










