Jurnalpantura.id, Kudus – Seorang pemuda sales provider di salah satu perusahaan yang menjadi korban begal di Kabupaten Kudus, kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus.
Korban begal yang diketahui bernama Nunu Juhana (24) warga Pasuruhan Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Nunu menjadi korban begal di daerah belakang GITJ Kopen Kudus.
Nunu yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Kudus, menceritakan bahwa pasca pembegalan terjadi kemarin siang, Senin (30/10/2023), dirinya sempat pingsan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat itu memang lagi sepi, saya juga waktu itu fokus lihat hp dan tidak melihat sekitar, tiba tiba dari belakang ada yang narik,” ceritanya, Selasa (31/10/2023).
Setelah barang-barang dagangannya dirampas, Nunu yang saat itu setengah sadar masih berusaha mencengkeram motornya agar tidak ikut dibawa kabur. Usaha itu pun berhasil dan pelaku hanya membawa tas miliknya.
“Terus habis itu saya pingsan beberapa menit, lalu saya sadar, saya telepon temen terus dibawa ke rumah sakit,” terangnya.
Sementara itu, Dokter IGD RSUD Kudus dr. Praveen S. Hadi menambahkan bahwa pasien dirujuk oleh puskesmas sekitar pukul 17.00 ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Saat tiba, pasien dalam kondisi sudah sadar.
“Akhirnya pasien kita observasi dulu, setelah observasi pelaku masih merasa pusing dan mual terus muntah satu kali,” katanya.
Dengan kondisi seperti itu, akhirnya pasien dirawat inap untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut. Ini mengingat, pada tubuh pasien ditemukan ada memar di bagian dahi dan beberapa anggota tubuh lainnya lecet-lecet.
“Hasil setelah keluar rontgen dan ct scan, dari kepala tidak ada indikasi pendarahan. Kondisi pasien saat ini stabil, pasien sudah bisa diajak komunikasi, sadar penuh,” tambahnya. (J05/A01)










