Jurnalpantura.id, Kudus – Seorang pemuda sales provider salah satu perusahaan di Kabupaten Kudus menjadi korban pembegalan. Akibatnya, semua barang dagangannya raib digondol begal.
Korban begal, Nunu Juharna (24) menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi di belakang GITJ Kopen Desa Krandon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus pada Senin (30/10/2023) siang kemarin.
Saat itu, Nunu yang mengendarai sepeda motornya dari arah timur berniat menuju ke arah Ganesha, berhenti sejenak di daerah belakang GITJ Kopen. Ia berhenti untuk melihat google maps menuju arah Ganesha.
Tiba-tiba, dari posisi belakang ada yang menarik dirinya lalu memukul kepala bagian kirinya dengan benda tumpul, serta menonjok bibirnya bagian kirinya. Sehingga, membuat Nunu terjatuh bersama motornya.
“Terus saya pingsan tapi masih sedikit sadar, dia (pelaku) mau ngambil motor tapi tak pegangan terus sampai diinjak kaki saya,” kata warga Pasuruhan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus tersebut, Selasa (31/10/2023).
Nunu melanjutkan, lantaran tak berhasil merebut motornya, para pelaku kemudian membawa kabur tas miliknya yang berisikan barang-barang dagangannya serta surat tagihan.
“Yang hilang barang jualan saya simcard dan surat-surat tagihan, uang tidak ada,” tambahnya.
Nunu menyebut, pelaku pembegalan waktu itu ada empat orang yang kesemuanya adalah laki-laki. Para pelaku berboncengan dengan menggunakan dua unit motor. Setelah berhasil menggasak barang miliknya, para pelaku kabur putar balik ke arah timur.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kudus AKP Danang Sri Wiratno mengungkapkan bahwa korban telah melapor ke pihaknya pada Senin (30/10/2023) malam tadi. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
“Sementara masih didalami. Sudah ke TKP semalam. Ini masih penyelidikan,” katanya. (J05/A01)










