Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 1.278 jemaah calon haji di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengikuti praktik manasik haji. Kegiatan sendiri dilaksanakan dengan memenuhi rukun-rukun haji, meliputi wukuf, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib.
Sekretaris Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Su’udi mengatakan, praktik manasik haji telah dilaksanakan sejak Selasa-Kamis, 6-8 Juni 2023. Dua hari awal dijadwalkan dengan kegiatan pendalaman materi pokok tentang manasik haji.
“Sedangkan hari ini, ini praktik langsung di lapangan. Dimana, praktik benar-benar dipresentasikan, anggap saja Simpang Tujuh itu Masjidil Haram,” kata Su’udi, bersama Wakil Ketua JHK, Shodiqun, Kamis (8/6/2023).
Pihaknya menjelaskan, pelaksanaan manasik haji dilakukan dengan memanfaatkan beberapa tempat yang ada di Kudus. Seperti, Wukuf dilakukan di Gedung JHK. Tawaf, Sa’i dan Tahallul dilakukan di Alun-alun Simpang Tujuh.
“Anggap saja Simpang Tujuh itu Masjidil Haram, tadi juga Arafah-nya di Gedung JHK,” tuturnya.
Su’udi mengungkapkan, pelaksanaan rukun haji di Simpang Tujuh Kudus dengan kondisi di bawah terik matahari juga dimaksudkan untuk melatih fisik dari para jemaah calon haji.
“Di samping itu, memang kegiatannya seperti ini ketika di sana ya suasana panasnya seperti ini, intinya praktik ini disamping secara fisik juga mepresentasikan benar benar mempraktikkan pelaksanaan ketika di sana,” tuturnya.
Pihaknya menyebut, pada pelaksanaan ibadah haji nanti diperlukan kemampuan fisik untuk menuntunkan rukun-rukunnya. Terkhusus untuk rukun haji yang melaksanakan wukuf, tawaf, sa’i, dan tahallul. Sehingga, para jemaah diminta untuk melakukan latihan fisik secara rutin sebelum keberangkatan.
Para jemaah pun juga diminta untuk tidak memaksakan diri dalam melakoni ibadah sunah. Mereka diminta untuk tetap memperhatikan kondisi fisik, mengingat bahwa rombongan di Kudus ini akan berangkat pada gelombang kedua akhir dan banyak jemaah dari kalangan lansia.
“Latihan fisik sudah dianjurkan setiap pagi jalan kaki 5-10 menit. Lalu menjaga pola makan serta mencoba melatih hati yang tenang sehingga menambah imun para jamaah,” katanya.
Untuk diketahui, keberangkan jemaah calon haji ke baitullah sendiri akan dilangsungkan pada 19 dan 20 Juni mendatang. Ada sebanyak 1.278 jemaah calon haji yang akan diberangkan. Dimana, 60 persennya adala jemaah lansia. (J05/A01)










