Nenek Meninggal Dunia di Tanjungkarang Kudus, Polisi Tak Endus Adanya Tindak Pembunuhan

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2023 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah yang meninggal dunia di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus. (Foto:Istimewa)

Proses evakuasi jenazah yang meninggal dunia di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus. (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Nenek berusia 89 tahun yang ditemukan di kamar mandi rumahnya di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus, Senin (23/1/2023) pagi sekitar 08.00 WIB, dinyatakan meninggal dunia lantaran penyakit Hipertensi yang dideritanya.

Kapolsek Jati AKP Deni Dwi Noviandi menyebut bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda pembunuhan dalam tubuh korban bernama Oh Kiem Hwa (89). Berdasarkan pemeriksaan dokter Umi Zulfiati dari puskesmas Jati, korban meninggal diduga karena penyakit Hipertensi.

“Korban kemungkinan ada penyakit penyerta yaitu Hipertensi karena merupakan pasien rutin Puskesmas Jati,” ujar Kapolsek Jati saat dimintai keterangan, Senin (23/1/2023).

Pihaknya menerangkan, saat dilakukan pengecekan oleh petugas medis dari Puskesmas Jati, korban meninggal dunia sekitar 2 jam sebelum ditemukan. Korban mengenakan baju hitam motif bunga dan celana panjang warna coklat saat ditemukan.

“Korban dalam posisi terduduk di kloset duduk dan kepala tersandar di dinding kamar mandi,” tuturnya.

Menurut penuturan saksi mata, Taufiq menerangkan, korban pertama kali ditemukan olehnya sekitar pukul 08.00 WIB. Dirinya yang curiga lantaran korban yang tidak memakan makanannya selama dua hari, langsung berinisiatif mendobrak pintu rumah korban.

Baca Juga :  BREAKING NEWS, Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Kudus

“Saat saya masuk, ternyata sudah meninggal dunia di kamar mandi dengan masih dalam kondisi duduk di atas kloset,” tuturnya, Senin (23/1/2023).

Padahal, lanjut Taufiq, pada malam sebelumnya, Minggu (22/1/2023), korban dikabarkan masih keluar untuk memakan sate di warung yang ada di depan rumahnya di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus.

“Dilapori pak RW itu makanan yang dikasih tidak dimakan selama dua hari, itu masih di meja. Tapi tadi malam masih keluar untuk makan sate,” jelasnya.

Taufiq menyebut bahwa korban tidak memiliki suami ataupun sanak saudara yang menilik kondisinya. Korban bertahan hidup dari belas kasih dari para tetangga dan bantuan dari pemerintahan.

“Tidak ada saudara yang mengurus, saudaranya pada jauh di Surabaya. Korban juga tidak punya suami dan selama ini dikasih makan sama lingkungan sekitar,” ujarnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab
Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas
Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus
Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon
Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme
Sterilisasi Area Menara, Disdag Kudus Tertibkan PKL Saat Buka Luwur
Mahasiswi UMKU Terjatuh ke Jurang Saat Mendaki, Kapolsek Gebog: Pencarian Dilanjutkan
Terkendala Medan Terjal, Pencarian Pendaki Terjatuh di Gunung Muria Dilanjut Hari Ini
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:34 WIB

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:07 WIB

Akun Instagram Polres Kudus Diduga Diretas, Muncul Unggahan Jualan iPhone dan Emas

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:01 WIB

Warga Jepara Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Kaliwungu Kudus

Minggu, 21 September 2025 - 09:09 WIB

Bupati Ajak Warga Rayakan Hari Jadi Kudus ke-476 dengan Menanam Pohon

Rabu, 3 September 2025 - 19:41 WIB

Karangan Bunga Dukung Kudus Aman Terpasang di Pendopo, Pemdes Jepangpakis Tegaskan Tolak Anarkisme

Berita Terbaru