Terduga Pelaku Video Viral Bersenjata Tajam Diamankan, Polisi Ungkap Jaringan Gengster di Kudus

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist.

Foto: ist.

Jurnalpantura.id, Kudus –Kepolisian Sektor Kudus Kota berhasil mengamankan dua orang anak-anak yang diduga kuat terlibat dalam video viral aksi sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam di wilayah Kudus.

Kedua pelaku sempat diamankan warga karena aktivitasnya mencurigakan sebelum diserahkan ke Unit Patroli Polsek Kudus Kota yang melintas pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB.

Penyerahan ini dilakukan oleh sejumlah warga yang merasa resah dengan aktivitas para pemuda tersebut.

Adapun dua anak yang diserahkan adalah inisial MFG (16) warga Kota Kudus. Dalam video yang beredar, ia terlihat mengendarai sepeda motor jenis Vario sambil membawa senjata tajam berupa celurit sedangkan AR (14), warga Kaliwungu, Kudus.

Ia mengaku mengendarai motor Beat dan membonceng seseorang berinisial I yang disebut sebagai pimpinan genk dan terlihat membawa senapan angin.

Terbongkar Komunitas Genk di Balik Aksi Viral

Dari hasil interogasi awal, terungkap bahwa kedua pelaku merupakan bagian dari kelompok genk jalanan yang dipimpin oleh seseorang berinisial I tersebut yang berdomisili di daerah Kaliwungu Kudus.

Tempat mangkal kelompok ini diketahui berpindah-pindah, mulai dari Kawasan Balai Jagong Kudus, cafe atau angkringan hingga titik-titik pemusatan massa di Kudus dan pergerakannya menggubakan akun medsos yang ada.

Baca Juga :  Bobol Atap Toko Sepeda, Pencuri Gondol Uang Ratusan Juta

Tindak Lanjut Kepolisian

Mempertimbangkan para pelaku yang masih anak-anak dan melibatkan warga lintas kecamatan di Kabupaten Kudus maka Polsek Kudus Kota menyerahkan penanganan perkaranya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kudus untuk pendalaman lebih lanjut.

Kapolsek Kudus Kota menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap nama-nama lain yang muncul dalam video serta melakukan langkah persuasif untuk membubarkan kelompok tersebut.

“Selain itu, kami akan membuat kampanye anti-kriminalitas remaja dan memviralkan imbauan kepada masyarakat agar anak-anak mereka tidak terlibat dalam aktivitas serupa,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan serupa demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Tidak main hakim sendiri dan meminta kepada komunitas-komunitas remaja yang aktivitasnya meresahkan masyarakar dan melakukan aksi premanisme atau kekerasan untuk segera mengehentikan perbuatannya dan membubarkan diri sebelum kami tindak sesuai perundang-undangan yang berlaku. (J02/A01)

Berita Terkait

Penjual Pentol Dikeroyok di Kawasan Menara Kudus, Tiga Pelaku Diamankan
Rumah Kosong Dibobol, Perhiasan Emas dan Uang Tunai Milik Warga Getaspejaten Raib
Parkir di Depan Gudang, Uang Rp208 Juta dan Laptop Warga Kudus Digondol Maling
Uang Kotak Amal Rp940 Ribu Diduga Dicuri, Dua Orang Diamankan di Rahtawu
Terekam Video, Maling Bertopeng Gasak Tiga Kotak Amal Masjid di Gebog
Polsek Jati Cegah Tawuran Pelajar, 11 Remaja Diminta Bersujud di Kaki Orang Tua
Bawa Celurit dan Tantang Warga, 11 Pelajar Diamankan Polsek Jati di Loram Wetan
Gasak Motor di 11 TKP, Residivis Curanmor Lintas Kota Diringkus Polsek Kudus
Berita ini 312 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:49 WIB

Penjual Pentol Dikeroyok di Kawasan Menara Kudus, Tiga Pelaku Diamankan

Minggu, 13 September 2026 - 22:52 WIB

Rumah Kosong Dibobol, Perhiasan Emas dan Uang Tunai Milik Warga Getaspejaten Raib

Selasa, 8 September 2026 - 17:21 WIB

Parkir di Depan Gudang, Uang Rp208 Juta dan Laptop Warga Kudus Digondol Maling

Minggu, 6 September 2026 - 12:32 WIB

Uang Kotak Amal Rp940 Ribu Diduga Dicuri, Dua Orang Diamankan di Rahtawu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Terekam Video, Maling Bertopeng Gasak Tiga Kotak Amal Masjid di Gebog

Berita Terbaru