Jurnalpantura.id, Kudus – Siswi salah satu SD di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, diduga menjadi korban kekerasan oleh ayah tiri. Korban yang diketahui adalah N (8) tersebut, diduga dianiaya pada Senin (13/5/2024) kemarin.
Kondisi tubuh korban penuh lebam, mulai punggung hingga kaki. Akibat pukulan dari benda tumpul yang dilakukan oleh sang ayah tiri.
Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2024) membenarkan adanya tindakan kekerasan yang menimpa seorang anak di bawah umur oleh ayah tirinya tersebut.
Pelaku bernama Hidayat (38) itu melakukan tindakan kekerasan kepada anak tirinya, dengan memukul bagian tubuh punggung dan kaki korban menggunakan belahan bambu.
“Pelaku memukul dengan menggunakan belahan bambu, sehingga menyebabkan luka-luka memar,” katanya.
Hari berikutnya, Selasa (14/4/2024) korban berangkat sekolah. Pada saat pembelajaran korban tampak kesakitan, sehingga guru pengajar membawanya ke Puskesmas Sidorekso untuk mendapat perawatan.
“Kemudian, melapor pihak pemdes gamong dan Polsek Kaliwungu bahwa terjadi kekerasan kepada anak tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Korwil Pendidikan Kecamatan Kaliwungu, Heru Sulistiyono juga membenarkan bahwa ada siswi di salah satu SD di Kecamatan Kaliwungu yang menjadi korban kekerasan ayah tiri.
“Memang ada kelas 2 tadi dari info kepala sekolahnya, anaknya pas ada pelajaran solat duha tidak ikut. Ditanya gurunya bilang sakit. Pas hari itu ada pembinaan kesehatan dari puskesmas dicek tapi yang pas kesekolahan dokter gigi disuruh ke IGD dan lapor desa,” terangnya, Selasa (14/4/2024).
Saat ini, pelaku yang merupakan ayah tiri korban telah dibawa ke Polsek Kaliwungu untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara korban, masih di rawat di Puskesmas Sidorekso ditemani ibu kandungnya. (J05/A01)










