Swalayan Goori Minati Lahan Eks Gedung Ngasirah Rendeng

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Exs Gedung Ngasirah seluas 900 meter persegi berlokasi di Jl Jendral Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus. (Foto:J02)

Exs Gedung Ngasirah seluas 900 meter persegi berlokasi di Jl Jendral Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus. (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Lahan eks Gedung Ngasirah diminati oleh salah satu investor untuk didirikan swalayan Goori.

Lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali seluas 900 meter persegi yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota oleh investor bakal dibangun swalayan dengan tiga lantai.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, Harso Widodo menyebut, Ada investor yang minat itu dari swalayan Goori.

“Kemarin dari pihak investor yakni Swalayan Goori sudah melakukan survey,” kata Harso Widodo usai Sertijab Bupati-Wakil Bupati Kudus di Pendopo, Senin 03/03/2025.

Harso mengatakan, meski akan dibangun sebagai swalayan, pihaknya ingin agar harus ada tambahan gedung pertemuan juga.

“Karena Gedung Ngasirah itu ada sejarah gedung pertemuan, harapan kami itu dalam rencana Detail Engineering Desain (DED) harus ada gedung pertemuannya. Jadi kami tidak ingin menghilangkan khas nuansa Ngasirahnya sebagai gedung pertemuan,” jelasnya.

Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Kudus, Harso Widodo (Foto:JP)

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada investor untuk bisa melakukan pembenahan DED agar bisa sejalan dengan keinginan Pemkab Kudus.

Baca Juga :  Eks Gedung Ngasirah Bakal Jadi Pusat Kuliner Hingga Hiburan Modern

“Rencana mereka (investor) akan kolaborasi dengan beberapa owner. Sebenarnya mereka memang belum siap terkait harus ada gedung pertemuan ini, karena ide itu murni dari Pemkab Kudus. Kami sudah ketemu dan merapatkan, tapi kami minta ada pembenahan DED nya,” terangnya.

Lebih lanjut, jika sudah ada pembenahan DED, pihaknya akan segera melakukan penyesuaian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan perijinan, IMB, amdal dan lain sebagainya agar bisa sesuai dengan gambaran Pemkab Kudus.

“Kami sudah minta investor itu untuk mematangkan sekalian rencananya. Jadi apa yang mereka rencanakan kami bisa menghitung ketentuan syarat tambahan apa saja yang bisa kami akan bantu,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap lahan eks Gedung Ngasirah yang mulai diminati investor ini bisa secepatnya dibangun agar bisa membantu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Semoga Bupati Kudus Bapak Sam’ani bisa mengambil kebijakan untuk meningkatkan PAD dimana efisiensi anggaran yang sedang kita alami,” ungkapnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Proyek Eks Gedung Ngasirah Disorot karena Lambat, Pemkab: Kami Pastikan Tetap Jalan
Kudus Buka Peluang Investasi, Bupati Sam’ani Bertemu Calon Investor di Jakarta
Hingga Juni 2026, Investasi di Kudus Sentuh Rp 1,123 Triliun
Triwulan I 2026 Tembus Rp 70 Persen, Kudus Optimis Capai Target Investasi Rp 1,15 Triliun
Revitalisasi Eks Stasiun Wergu Dikebut, Billyard Dibuka Juni 2026
Permudah Perizinan, Kudus Incar Investasi di Sektor Sport Tourism
BPPKAD Kudus: Dua Investor Tertarik Kembangkan Taman Bojana Jadi Hotel
Isu Mangkrak Dibantah, Pembangunan Eks Gedung Ngasirah Ditarget Rampung Bertahap
Berita ini 575 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:55 WIB

Proyek Eks Gedung Ngasirah Disorot karena Lambat, Pemkab: Kami Pastikan Tetap Jalan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Kudus Buka Peluang Investasi, Bupati Sam’ani Bertemu Calon Investor di Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hingga Juni 2026, Investasi di Kudus Sentuh Rp 1,123 Triliun

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24 WIB

Triwulan I 2026 Tembus Rp 70 Persen, Kudus Optimis Capai Target Investasi Rp 1,15 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:40 WIB

Revitalisasi Eks Stasiun Wergu Dikebut, Billyard Dibuka Juni 2026

Berita Terbaru