Realisasi Investasi Kudus Tembus Rp 719 Miliar di Juni 2025, Optimis Capai Target Rp 1,1 T

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kudus, Mohammad Fitriyanto. (Foto: JP)

Kepala DPMPTSP Kudus, Mohammad Fitriyanto. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus — Capaian investasi di Kabupaten Kudus hingga akhir Juni 2025 (triwulan kedua) telah mencapai Rp 719,63 miliar, yang setara dengan 65,4 persen dari total target investasi tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 1,1 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kudus, Muhammad Fitriyanto, mengungkapkan bahwa sektor yang paling mendominasi capaian tersebut adalah industri dan makanan olahan.

Melihat realisasi hingga pertengahan tahun, DPMPTSP optimis target Rp 1,1 triliun yang diberikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dapat tercapai sepenuhnya hingga akhir tahun 2025.

Target tahun ini sendiri mengalami sedikit peningkatan dari target tahun 2024 yang senilai Rp 1 triliun.

“Kami optimis sampai akhir tahun target investasi tahun 2025 sebesar Rp 1,1 triliun dapat tercapai,” tegas Fitriyanto pada Jumat (17/10/2025).

Untuk mewujudkan target tersebut, DPMPTSP melakukan berbagai upaya, meliputi promosi intensif kepada pelaku usaha, mempermudah proses perizinan investasi, serta memberikan pendampingan perizinan dari awal hingga selesai.

Baca Juga :  Awal 2025, Bea Cukai Kudus Gencar! Penerimaan Tembus Rp10,9 T, Rokok Ilegal Disikat

Selain capaian yang sudah ada, DPMPTSP juga tengah gencar mempersiapkan dan menawarkan sejumlah peluang proyek investasi bernilai ratusan miliar di Kudus.

Proyek-proyek tersebut antara lain, Ngasirah Square di Desa Rendeng diperkirakan bernilai Rp 135 miliar.

Kemudian Tambak Ikan Air Tawar Terpadu di Desa Gulang, Mejobo, senilai Rp 68 miliar. Pusat Ekonomi dan Pariwisata Baru di Desa Getas Pejatan, Jati senilai Rp 45 miliar.

Lalu ada Rest Area dan Wisata Air Tanjung Karang, Jati senilai Rp 19 miliar dan pembangunan Gedung Eks SMP 3 Kudus senilai Rp 8 miliar (3 lantai) hingga Rp 10 miliar (4 lantai).

Fitriyanto menyebutkan bahwa di antara proyek-proyek tersebut, yang sudah mulai terlihat progresnya adalah pembangunan Ngasirah Square. Sementara proyek lainnya masih dalam tahap penawaran kepada para investor. (J03/A01)

Berita Terkait

Proyek Eks Gedung Ngasirah Disorot karena Lambat, Pemkab: Kami Pastikan Tetap Jalan
Kudus Buka Peluang Investasi, Bupati Sam’ani Bertemu Calon Investor di Jakarta
Hingga Juni 2026, Investasi di Kudus Sentuh Rp 1,123 Triliun
Triwulan I 2026 Tembus Rp 70 Persen, Kudus Optimis Capai Target Investasi Rp 1,15 Triliun
Revitalisasi Eks Stasiun Wergu Dikebut, Billyard Dibuka Juni 2026
Permudah Perizinan, Kudus Incar Investasi di Sektor Sport Tourism
BPPKAD Kudus: Dua Investor Tertarik Kembangkan Taman Bojana Jadi Hotel
Isu Mangkrak Dibantah, Pembangunan Eks Gedung Ngasirah Ditarget Rampung Bertahap
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:55 WIB

Proyek Eks Gedung Ngasirah Disorot karena Lambat, Pemkab: Kami Pastikan Tetap Jalan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Kudus Buka Peluang Investasi, Bupati Sam’ani Bertemu Calon Investor di Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hingga Juni 2026, Investasi di Kudus Sentuh Rp 1,123 Triliun

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:24 WIB

Triwulan I 2026 Tembus Rp 70 Persen, Kudus Optimis Capai Target Investasi Rp 1,15 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:40 WIB

Revitalisasi Eks Stasiun Wergu Dikebut, Billyard Dibuka Juni 2026

Berita Terbaru